Kamis, 04 April 2013

NOVEL KEMUNING SENJA DIBERANDA MEKAH BAG 7


~:: KEMUNING SENJA DIBERANDA MEKAH ::~
Karya:Abu umar basyier
kisah nyata

BAG 7

MOMENTUM-MOMENTUM TAK TERDUGA

Pertemuan Rafiqah dg Heryani sungguh berbuah berkah

Kesadaran iman yg mulai menyelinap didada Pram berkembang menjadi benih tobat yg begitu indah namun sungguh tak terduga sama sekali.Hal itu kelak mengagetkan banyak orang bahkan Rafiqah sendiri yg sudah memendam keyakinan akan perubahan pada diri suaminya juga tak lepas dari rasa kekagetan itu bahkan ia terperajat habis,ia begitu terpana hatinya tersenyum berbunga-bunga.

"Dan orang yg bertobat dan mengerjakan amal shalih,maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dg taubat yg sebenar-benarnya."(AL FURQAN:71)

"YA Tuhan kami,jadikanlah kami berdua orang yg tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yg tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara2 dan tempat2 ibadah haji kami,dan terimalah taubat kami.Sesungguhnya Engkaulah yg maha penerima tobat lagi maha penyayang."(AL BAQARAH:128)

Selepas kepergian Heryani,Rafiqah bergerak kekamarnya saat ia membuka tirai penghubung kamar tengah dan ruang tamu lalu berbelok kekiri menuju kamarnya hingga tiba didepan kamar pribadinya bersama sang suami,ia berdiri terpaku disitu ia dapati suaminya sedang duduk bersimpuh,kepalanya tertunduk kedua tangannya diletakkan lembut diatas kedua pahanya agak kedepan dekat dg kedua lututnya jari jemarinya setengah mencengkeram bagian atas lututnya persis posisi tangan duduk diantara dua sujud.Saat Rafiqah termangu-mangu memandangnya kepala suaminya itu terangkat.

Dada Rafiqah bergemuruh,ia melihat sesuatu yg benar2 aneh namun nyata.Ia melihat wajah suaminya begitu sendu namun teduh tak pernah seteduh itu kedua belah matanya merah bersimbah air mata warna merah itu bahkan merambati pinggiran kelopak matanya bagian atas dan bagian bawah,hidungnya juga memerah layaknya orang sedang mengindap penyakit pilek ia tahu suaminya sehat,ia hanya baru saja tertidur kelelahan jadi jelas suaminya baru saja menangis hebat!!

Ia tak pernah menyaksikan suaminya menangis,suaminya termasuk tipikal pria yg keras hati tapi kini kenyataan yg ia lihat adalah demikian.

Rafiqah menghampiri suaminya,ia duduk bersimpuh dihadapan suaminya dekat sekali sehingga kedua lutut mereka bersentuhan.Kedua mata mereka saling memandang kearah pasangannya dg keteduhan yg membeningkan hati Pram kembali terisak Rafiqah langsung menyadari apa yg terjadi suaminya pasti mendengar obrolannya dg Heryani,ia yakin itu maka tanpa jeda air mata haru pun mengalir deras dari sisi kedua matanya.Kedua insan berlainan jenis sepasang suami istri itu perpelukan mereka meluapkan segala kebahagiaan yg menyesak dada dalam sebuah fragmen singkat dan adegan sederhana yg mengharukan,keduanya tenggelam dalam tangis,tangisan bahagia yg berajut haru.

Selama beberapa saat keduanya menyelami indahnya kebersamaan sesungguhnya,kebersamaan yg dibalut keserasian hati hal yg selama ini baru terwujud angan2 dalam benak Rafiqah kini tersulap menjadi kisah nyata yg mendebarkan jiwa.

***

Manusia boleh menduga tapi kenyataan hanya Allah yg berhak menentukannya.Pram adalah pribadi yg kuyub dg bahasa kemoderenan dg dunia masa kini yg kerap membius manusia dg keajaibannya ia tak pernah mau terikat dg konsep kebebasan mendengar nama Pram setiap orang yg mengenalnya akan dipaksa untuk membayangkan sosok pribadi yg moderat,tangguh dalam usaha,berdedikasi tinggi,berhati baja,supel,energik,berpikiran maju namun betul2 dunia didepan mahluk2 dunia ia memang layaknya superstar yg dipuja-puja.

Tapi siapa sangka hanya dalam hitungan menit usai mendengarkan ucapan istrinya yg bukan sebuah ceramah hebat,bukan syair gubahan pujangga kenamaan,bukan puisi buah karya budayawan terkemuka hanya sebuah ucapan yg sederhana saja yg tercetus dalam obrolan santai tiba2 hatinya terketuk jiwanya melambung membelai-belai langit kesadaran imannya terkuak begitu jernih menampakkan sisi kepribadian sejati miliknya yg putih kemutih.Kepribadian pria yg bukan hanya ingin menangguk keberuntungan di alam dunia saja namun juga merengkuh lumbung bahagia diakhirat.

Tobat itu tak hanya membuat Pram menjadi semakin mencintai istrinya namun menumbuhkan semangat baru untuk melakukan perbaikan diri diawali dg memperbaiki kualitas shalatnya ia mulai belajar tentang tata cara shalat yg benar dibawah bimbingan istrinya Rafiqah.Sebisa mungkin Rafiqah mengajari suaminya meski ia sendiri merasa belum pantas untuk mengajar.

Lalu Pram mulai banyak bertanya tentang makna tauhid,arti dan konsekuensi sesungguhnya dari 2 kalimat syahadat.Rafiqah membacakan kepada suaminya terjemah kitab Al Ushulul Ats Tsalaatsah dan Kasyfusy Syubuhaat.Kitab pertama sebuah buku kecil yg membahas tentang 3 pondasi dasar keislaman yaitu mengenal Allah,mengenal Nabi Muhammad dan mengenal islam dg dalil2 nya.

Apa itu Allah? Apa kewajiban utama kita kepada Nya? Siapa itu Nabi Muhammad? Apa kewajiban kita terhadapnya? Apa itu islan? Apa rukun2nya? Apa penguat dan penyempurnanya?

Kitab kedua membahas tentang keranbuan terhadap pemahaman Laa Illaha Illalah banyak orang mengucapkannya namun tidak mengerti makna dan konsekuensi kalimat tersebut.
Orang-orang arab dahulu mengenal betul arti Laa Illaaha Illallah,sehingga mereka enggan mengucapkannya tapi banyak orang sekarang yg mengucapkannya karena mereka tak tahu maknanya.

Laa Illaaha Illallah sering diterjemahkan dg tidak ada Tuhan selain Allah itu terjemahan yg tidak sempurna karena tidak ada Tuhan selain Allah adalah terjemahan Laa Rabba Illallah.Rabb dan Ilaah berbeda maknanya.

Tidak ada Tuhan selain Allah,berarti pengakuan bahwa tidak ada Rabb selain Allah.Rabb itu pencipta,pengatur,pemberi rezeki yg menghidupkan dan yg mematikan.Pengakuan seperti itu sudah dimiliki oleh masyarakat arab kala itu kalau arti Illaaha Illallah itu demikian berarti masyarakat kafir Quraisy sudah masuk islam sejak dulu tak perlu didakwahi masuk islam lagi karena mereka mengakui Allah itu sebagai pencipta,pengatur,pemberi rezeki yg menghidupkan dan yg mematikan.

Illaaha Illallah artinya tidak ada ilaah selain Allah yakni tidak ada yg berhak diibadahi secara benar kecuali Allah jadi Ilaaha Illallah itu adalah tauhid Uluhiyyah mengesakan ibadah hanya kepada Allah bukan hanya tauhid Rububiyyah yg hanya berupa pengakuan bahwa Allah itu sebagai pencipta,pengatur,pemberi rezeki yg menghidupkan dan yg mematikan.

Mulai dari situ,Pram mulai mengerti kekeliruannya dalam berkeyakinan selama ini.Meminta berkah dari makhluk hidup seperti dukun,pohon angker,jin,kuburan dan sejenisnya adalah kemusyrikan berlawanan dg konsep tauhid bertentangan dg syahadat Ilaaha Illallah,musyrik berarti kafir bila mati dalam kondisi demikian meski mengaku muslim seseorang bisa saja justru mati dalam kekafiran.Hihh,merinding bila membayangkannya,Pram merasa beruntung memperoleh kesadaran itu sebelum maut menjemput jiwa.

Dalam beribadah,Rafiqah mengingatkan Pram akan bahaya bid'ah yaitu tata cara beribadah yakni ibadah murni seperti shalat,puasa,haji dan yg lainnya yg tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah.Semenjak kecil Pram telah mengenal shalat bahkan hingga kini meski masih bolong2 Pram masih menjalankannya namun selama ini ia mana peduli dg bagaimana ia melakukan shalatnya.Apa ia shalat seperti yg diajarkan oleh Rasulullah kepada umatnya? Atau selama ini ia hanya membeo dan meniru mentah2 gerakan2 dan bacaan shalat dari siapa saja yg ia tahu telah mengenal shalat sebelum dia.Kini matanya terbuka lebar ternyata untuk menjalankan shalat pun secara detil2 nya islam sudah mengajarkannya.Nabi mencontohkannya sedemikian cermat dan satu per satu kepada para sahabat beliau,Pram selama ini tak pernah memperhatikan hal itu.Baginya shalat ya seperti itu saja,bagaimana ia melihat bapaknya shalat begitu pula ia melakukannya.

Secara perlahan tapi pasti Pram mulai banyak mengenal sisi2 detil dari ajaran agamanya.Makin masuk ke substansi ajaran islam yg lebih mendalam,Rafiqah sendiri tak lagi mampu mengajarkannya meski ia tidak seawam suaminya namun ia bukan orang berilmu akhirnya ia mengajak suaminya menghadiri majelis2 ilmu yg diisi oleh ustadz Qamaruddien dan juga teman2 beliau sesama ustadz sebut saja ustadz sholah,ustadz Hamidi dan beberapa ustadz lain agar tidak kesulitan Rafiqah mengajak suaminya hanya menghadiri pengajian disatu masjid saja yg setiag habis Isya diisi oleh ustadz2 tersebut secara bergantian.

Disitu ada materi2 akidah,fikih,tahsin atau pembagusan bacaan Al Quran sesuai akidah2 tartil dan tajwid dan juga tafsir.

Pram amat senang,ia bagai seorang musafir yg begitu dahaga melihat cawan2 berish air yg menyegarkan dan memancing selera.Semua hal2 yg baru tentang islam,dilahapnya tanpa sisa.Segala kepelikan detil2 ajaran islam yg belum lumrah bagi orang awam sepertinya justru ia rasakan layaknya oase yg menyegarkan jiwa.Rafiqah sendiri terkagum-kagum dibuatnya.Bisikan batinnya selama ini benar bahwa Pram ibarat logam mulia yg terselubung lumpur dan noda2 gelap.Sungguh benar,apa yg disabdakan oleh Rasulullah,

"Manusia itu ibarat logam mulia (seperti emas dan perak) Yang terbaik dimasa jahiliyyah akan menjadi yg terbaik dimasa islam,jika mereka berilmu."(Diriwayatkan oleh Al Bukhari)

Diantara logam Pram menyerupai emas setiap kemuning emas dimasa jahiliyyah akan menjadi kilauan emas di dalam islam syaratnya harus ditempah secara matang digodok dikawah candradimuka dilembur ditungku api dibuang segala lapisan buruk yg menodai kemilaunya dan didalam islam caranya adalah dg belajar dan menuntut ilmu.

Perubahan pada arus dasar pemikiran dan pola berpikir Pram tentu berimbas pada banyak hal termasuk dunia bisnis yg digelutinya selama ini sekarang ia begitu teliti memikirkan langkah2 praktis yg sering ditempuhnya dalam memutar roda bisnisnya bagaimana yg kiranya membuat potensi haram makruh atau syubhat akan ia hindari sebisa mungkin setiap kali ia meragukan sebuah keputusan atau langkah tertentu dalam bertransaksi,bernegoisiasi atau penggarapannya ia pasti berkonsultasi dg para ustadz yg ia kenal dan percayai.

Sehingga tidak jarang ia membatalkan eksekusi sebuah proyek emas,hanya karena ia tak ingin terlibat memakan duit haram maka kehebohan pun bermunculan reaksi keras dari rekan2 bisnis yg tidak bisa menerima beberapa keputusan dan sikap Pram makin lama makin jelas namun tidak sedikit juga yg justru mengacungi jempol meski sebagian hanya bisa sekadar menyanjung namun bagi mereka perubahan pada diri Pram bukanlah hal yg buruk.

Islamisasi didunia bisnis tanah air toh mau tidak mau juga tetap bergulir tak sedikit pebisnis yg sudah mulai menyadari pentingnya menghindari cara2 haram dan kembali kepanduan syariat.Fikih ekonomi islam mulai banyak dilirik kalangan pebisnis muslim jadi Pram tidak sendirian.

Tapi bagaimanapun upaya bersih itu masih saja menghadapi arus besar yg memuat prinsip2 dasar kapitalisme dan gaya bisnis moderen yg sarat dg kerancuan dan sering kali berlawanan dg prinsip2 islam.Riba adalah bagian paling menonjol dari kerancuan itu selain menonjol ia adalah sisi terberat yg harus dihindari oleh orang yg sudah memiliki kesadaran iman seperti Pram.

Hingga disitu Pram amat menyadari posisinya akan ada perseteruan hebat antara hasratnya untuk meneduhi diri dg nilai2 kebenaran yg ia yakini dg dilema kesulitan yg mulai terkuak lebar didepan matanya maka kapak peperangan itu pun bagai dihujamkan keperut bumi.Pram ikut merasakan getarannya.

BERSAMBUNG.....

Tidak ada komentar :

Posting Komentar