~::* KERUDUNG MERAH DARI MAKKAH *::~
Bag(16)
dilanjut lagi...
Sore itu,Faris memenuhi undangan dari Pak Burhan kerumahnya.Pak Burhan ingin mengucapkan terima kasih secara langsung pada Faris karena ekstrak tanaman pegagan yg dibawakan untuknya bereaksi positif ditubuhnya.Lambat laun kesehatan Pak Burhan membaik.Rumah pak Burhan berada di Singosari.
Saat Faris melintas depan Pesantren Ilmu Al Qur'an (PIQ) Singosari,ia memperlambat motornya banyak santri putra dan putri hilir mudik menyeberang jalan.Beberapa santri putra yg berkoko dan bersarung serta mengenakan peci beragam tengah asyik bercanda menikmati sore itu.Ada juga yg jajan makanan ringan.
Tiba2 Faris menghentikan motornya,ia melihat sekelebat seorang gadis yg berkerudung merah ditengah santri2 putri yg berkerudung putih.Faris segera memarkirkan motornya ditempat yg tepat lalu ia mencari gadis tersebut diantara kerumuan orang,kebetulan saat itu pengajian sore baru saja usai banyak orang kampung sekitar yg mengikuti pengajian itu.Faris terus mencari gadis itu,dadanya berdebar hebat ia ingin tahu pasti apa benar yg dilihatnya tadi atau hanya sekedar halusinasi hati.
Faris gagal menemukan gadis itu,ia beristighfar berkali-kali sembari mengatur nafasnxa yg tersengal setelah berlari-lari kecil.Ya Rabb Himpun jiwa kami yg berserakan,pertemukan kami dalam cinta Mu.
Untuk kesekian kalinya,Allah belum mempertemukan Faris dg Husna.Faris kembali kemotornya.
Bersambung...

Tidak ada komentar :
Posting Komentar