Minggu, 31 Maret 2013

NOVEL KERUDUNG MERAH DARI MAKKAH BAG 6


~::* KERUDUNG MERAH DARI MAKKAH *::~



(Bag 6)



Lanjut ke bagian 6 yaa…. 



Petang itu,sinar matahari terasa hangat senja perpisahan yg ditawarkanya mampu menyihir sebagian bumi menjadi hamparan emas hingga tak ternilai harganya.Kawasan burung dg formasi unik,nampak seakan bermigrasi formasi mirip huruf V dg ujung lancip didepan mirip mata panah konon formasi tersebut memang sengaja dibentuk oleh jamaah burung untuk berbagi kuat arus angin.Kepakan burung yg berada didepan memberikan arus angin bagi burung yg ada dibelakang namun agak serong sedikit.Begitu seterusnya untuk itu,seorang burung pemimpin haruslah kuat dalam mengantarkan saudara2 nya yg lain sedangkan jamaah dibelakangnya bertugas memberi yel2 dan genderang semangat.






Sementara itu,angin masih bertingkah rimgan diranting pepohonan Villa yg bergaya khas Indonesia tersebut terletak ditepian Songgoriti,salah satu kawasan Villa di Batu Malang.Villa yg tidak ingin terjebak dalam satu prinsip dominasi-misal unsur Jawa,Sunda,Thionghoa ataupun minimalis-itu nampak berdiri anggun diatas tanah seluas 4.000 m2.Sementara luas rumahnya sendiri adalah 400 m2.Sebuah Vila yg mengusung konsep menyatu dg alam tersebut mengombinasikan unsur kayu,batu,air dan bunga sebagai cerminan nuasa alam tropis khas Indonesia.
Sedangkan foyer yg membelah 2 ruangan yakni ruangan depan dan tengah adalah sebuah taman sederhana.Ada kolam kecil yg ditumbuhi teratai diatasnya sementara bagian tengah kolam terdapat air mancur yg gemericik jernih berjatuhan diatas daun teratai.Di sekeliling kolam tumbuh pula bunga krisan putih seakan menambah keanggunan vila tersebut yg memang didominasi warna putih mulai dari tembok,granit,gorden,sofa,aksesoris ruangan hingga bunga2 nya semuanya berwarna putih adapun bagian atas taman tersebut dari plastik sehingga sinar matahari dapat leluasa masuk kedalamnya.






Vila cantik ini milik Faris dan Mahardiansyah.Baru 2 tahun Vila ini berdiri.Mereka sendirilah yg mendesain vila yg tak disewakan ini.Vila ini sengaja dibangun untuk tempat berlibur bagi mereka baik keluarga Faris/keluarga Mahardiansyah Karena hanya Mahardiansyah saja yg telah berkeluarga maka sementara ini hanya Mahardiansyahlah yg paling sering memanfaatkan vila ini disetiap akhir pekannya.
Sebuah halaqah kecil sedang berlangsung dalam vila tersebut diawali dg shalat ashar berjamaah dan pembacaan doa Al-Ma'tsurat bersama kemudian dilanjutkan dg kajian keislaman oleh Ustadz Fauzan dari Singosari Malang.Berteman teh hangat dari daun pepermint yg menyegarkan dan beralaskan permadani tebal,Halaqahpun berlangsung.






Tampak Faris dan Mahardiansyah bergabung dalam pertemuan kecil tersebut.Mabit Halaqah yg dihadiri oleh 6 orang itu berlangsung setiap pekan sekali dg mengagendakan mabit setiap bulannya divila tersebut mereka menginap semalam divila itu.Profesi mereka pun bermacam macam.Pak Hadi seorang pengajar di MAN I Malang,Pak Rasyid seorang dosen di UNISMA,Pak Salahuddin Ali yg seorang petani Apel yg sukses hingga Pak Nanang yg pensiun PNS.Mereka tak hanya ikut halaqah bulanan divila tersebut tapi juga mengikuti mabit halaqah pekanan ditempat yg berbeda.






Kini matahari telah menghilang dibalik bukht tapi semburat warna jingganya masih memaksakan diri untuk menerobos ranting dan daunan pepohonan yg menghujam kelangit.Halaqah pun berakhir seiring tergelincirnya senja.Hanya Mutaba'ah Amalan Yaumiyah dan percakapan kecil yg sedang berlangsung.
"Bagaimana.Pak Faris apa masih semangat nih untuk ke Makkah?"tanya Ustadz Fauzan sembari membenarkan letak kaca matanya.






"Insya allah! Mohon doa restunya,Ustadz!"jawab Faris penuh keyakinan.



Haji! Bagi Faris,tak ada yg mengobsesi dirinya selain untuk segera menunaikan Rukun Islam yg ke 5 tersebut dadanya selalu gemuruh rindu begitu kata Makkah itu atau Haji tersebut.Airmatanya selalu meleleh manakala ia mendengar seorang mengucapkan Labbaik Allahumma Labbaik seketika itu angannya langsung berhambur dan terbang menuju kota Makkah dan membayangkan dirinya sedang berada diantara ribuan manusia yg sedang Thawaf mengelilingi Ka'bah.






Sementara awal kuliah S1 dulu Faris memang telah ber azzam untuk segera memenuhi panggilan berhaji.Ia pun mengumpulkan pundi2 bekal dari hasil jerih payahnya.Mulai dari jaga parkir,loper koran sore,pencuci piring di kedai Pujasera,menjual buah dan sayuran,bisnis pembuatan Bokashi dan media tanam hingga mendirikan kedai Evergreen bersama Mahardiansyah dan beberapa lini bisnis yg dibentuknya bersama rekan dosen yg lain.
Tak mudah bagi Faris melewati semua ini ada banyak halangan yg harus Faris tempuh.Apapun bentuk pekerjaannya asal halal dan menguntungkan maka Faris akan melakoninya agar bekal berhaji segera terkumpul.Padahal Faris juga membiayai ke 2 adik perempuannya yg masih duduk diperguruan tinggi selain membiayai kuliah S2 nya sendiri tapi Azzam telah terpahat dalam hati Faris agar niatan berhaji bersama Ibunya tercinta segera terwujud meski harus tertatih dan seringkali terjungkal dalan mengumpulkan bekal Ongkos Naik Haji(ONH).






Bagi Faris,haji jangan menunggu tua karena Ibadah Haji membutuhkan kondisi fisik yg prima jika kondisi badan baik maka ibadah2 sunah selama berhaji selain syarat dan rukun haji pun dapat terjalani dg optimal bukankah Allah akan melipatgandakan pahala menjadi 100.000 bagi seorang yg bersimpuh di Masjiddil Haram? Karena itulah,Faris ingin segera berhaji mumpung masih muda bahkan keinginannya berhaji jauh melebihi keinginannya untuk menikah.Ia ingin haji dulu bersama Ibudannya baru menikah.






"Jika memang demikian,selanjutnya yg perlu dibenahi kembali adalah niat,Ris.Dibutuhkan Azzam yg kuat dan ketulusan niatan hati dalam berhaji,meski ada 15 tempat yg mustajab di Makkah tapi tidak boleh niat ingin ke Makkah hanya sekadar dapat berdoa ditempat2 tersebut karena ingin doa mustajab melainkan haji adalah rangkaian perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq sebagaimana yg dijelaskan Dr.Ali Syariati,bahwa ibadah haji menggambarkan kepulangan kita kepada Allah.






Pulang kepada Allah menunjukan suatu gerakan yg pasti menuju kesempurnaan,kebaikan,keindahan,kekuatan,pengetahuan,nilai2 dan fakta2.Berhaji harus benar2 karena Allah semata karena tak ada yg pantas balasan bagi haji yg mabrur kecuali surga baginya.



"Namun,kamu jangan sampai melewatkan untuk berdoa di 15 tempat tersebut sebagaimana sabda Rasulullah riwayat Imam At Thabrani "Tidak ada tempat diatas bumi ini 15 tempat yg mustajab untuk berdoa kecuali hanya di Makkah yakni didalam Ka'bah,Hajar Aswad,Rukun Yamani,dibawah talang mas(Mizab),Hijir Ismail,Multazam,dibelakang makam Ibrahim,sumur Zamzam,Masy'aril Haram,diatas bukit Sofa,diatas bukit Marwah,ditempatWukuf Arafah,ketika jumroh Aqabah,ketika jumrah Wustha,dan saat jumrah Ula." jelas Ustadz Fauzan panjang lebar.






Kemudian Ustadz Fauzan menambahkan kembali "Mumpung masih muda,memang harus segera berhaji saya berhaji ketika mendekati umur 40 tahun saya menyesal mengapa tidak berhaji saja saat berumur 27 sepertimu,Ris.Jika masih muda,pastilah saya tidak mudah letih saat memperbanyak amalan sunnah ketika berhaji.
Berdoalah sebagaimana Nabi Ibrahim berdoa "Ya Tuhan kami jadikanlah kami ber 2 orang yg tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yg tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukanlah kepada kami cara2 dan tempat2 ibadah haji kami dan terimalah taubat kami.Sesungguhnya Engkaulah yg Maha penerima taubat lagi Maha penyayang"






Penjelasan panjang lebar dari Ustadz Fauzan membuat dada Faris semakin gemuruh penuh rindu ingin segera berhaji.Ia pejamkan matanya tak disadarinya air matanya menitik dipipi terbayang bagaimana ia bersama ibunya melangsungkan kewajiban berhaji penuh khusyuk.



*Bersambung..
 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar