Minggu, 31 Maret 2013

NOVEL KERUDUNG MERAH DARI MAKKAH BAG 2

~::* KERUDUNG MERAH DARI MAKKAH *::~

bag(2)



Yuk sahabat JJMN mari baca



Sementara itu,suasana dirumah Chessa juga sudah menampakkan berbagai aktifitas.Ayahnya yg dihari biasanya harus buru2 kekantor pemerintahan kota Malang,pagi ini nampak santai sembari membaca koran pagi dan menikmati secangkir kopi disampingnya.

Sedangkan Chessa yg malas,masih memakai pakaian tidur dan sandal lembut berbentuk boneka kelinci.Chessa dg rambut acak-acakan,menggelayut manja dipundak ibunya yg sedang mempersiapkan sarapan pagi.Hari minggu bagi Chessa adalah hari yg tepat untuk memanjangkan tidurnya.Terlebih saat ini ia sedang cuti shalat.

"Lho,Bu! Ini bunga dari mana?"Mata Chessa seketika terbelalak melihat Aster dalam vas bunga pojok dapur.Ia langsung mengambilnya dan langsung membenamkan wajahnya ke Aster merah muda itu.Harum Aster itu dapat menyihir wajah Chessa jadi berseri.

"Pakai tanya dari mana! Ya,dari kakak yg paling kamu banggakan itu.Tadi Pak Ali yg membawanya."
"Oh...Mas Faris genit juga ya,Bu! Ia kirim bunga buat Chessa.Mungkin Ia nyesel telah nelantarkan adiknya yg paling cantik ini.He... He... "

"Husss...Ngawur kamu,Chess! Lha wong itukan bunga yg biasa kamu pesan! Memangnya kenapa kamu beberapa hari ini nggak mengunjungi kakakmu lagi? Sampai2 bunganya layu seperti ini."

"Ia sok,Bu! Kuper! Aneh! Jadul bin Kolot! Sudahlah,Bu! Chessa males ngomongin dia!"

"Lalu kenapa kamu betah peluk Aster itu?"
"He... He...,lupa! Iya,ini Chessa taruh lagi divas! Huh,Ibu!"
"Eh,tadi Pak Ali juga titipkan ini untukmu.Kata Pak Ali,Faris ingin kamu menemaninya di acara minggu depan."

Chessa menerima secarik kertas dari ibunya lalu memerhatikannya dg seksama.
"Talk show:Manajamen Cinta... Menikah sambil Kuliah? Kenapa tidak!" Chessa membacanya perlahan,"Oh,mungkin Mas Faris ingin Chessa menemaninya ditalk show ini,Bu"
Ibu Chessa mengangguk berkali-kali.

"Hore!!! Akhirnya,Chessa bisa jalan2 dg Mas Faris! Tapi kok tema talk shownya aneh banget ya,Bu?
Chessa kan masih anak2! Lagipula,nggak biasanya Mas Faris pake ajak Chessa diacara kampusnya.Tapi nggak papa,deh! Yg penting bisa jalan berduaan dg Mas Faris!"

Seketika Chessa langsung memeluk ibunya dg erat sembari melambungkan angan indahnya bersama kakaknya. 


Bersambung...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar