Minggu, 19 Mei 2013

SUJUD HATI DI UJUNG SUBUH BAG 7

Karya INDAH EL-HAFIDZ


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ya... Hanifa

5 bulan telah berlalu,adikku telah sehat dan dapat menjalankan aktivitasnya dg penuh kebahagiaan.Operasin­ya berhasil dan ia dapat menikah dg seseorang ♈ªϞƍ dicintainya Mas Zacky.Sakura tinggal di Boyolali bersama suaminya,Άkυ jarang sekali menemui Sakura,Άkυ takut jika kutemui Sakura Άkυ Ĵμƍα akan bertemu dg Mas Zacky.Hal itu mungkin akan merusak pikiranku ♈ªϞƍ hingga kini masih sulit menghilangkan bayangan Mas Zacky dari anganku.


Tadinya kupikir Sakura dan Mas Zacky akan tinggal di Ngawi dan bersama-sama akan mengurus Panti asuhan Al-Zafa ♈ªϞƍ baru dibangun Mas Zacky.Ternyata dugaanku salah,rumah tersebut ditempati Maryam sambil mengelola panti asuhan Al-Zafa dan membuka praktik.Kupanggil dia dokter Maryam karena Ia telah menyelesaikan study kedokterannya.Meskip­un Maryam seoang wanita ♈ªϞƍ selalu menggunakan kursi roda hal itu tak menghalangi niatnya untuk menjadi seorang dokter.
Sementara itu Kak Rafli Ĵμƍα telah menyelesaikan pendidikannya di Timur Tengah sekarang Ia tinggal di Ngawi bersama Ayah dan Bunda.Kak Rafli Ĵμƍα telah mengajar disebuah Universitas dikotaku dan menjadi pengajar dipondok Salaf An-Nur Magetan.Meski Paman Alfiano telah mewariskan sebagian sahamnya untuk Kak Rafli namun Kak Rafli memilih hidup sederhana di Indonesia.Ia enggan untuk tinggal di Jerman ♈ªϞƍ begitu glamour.


Itulah sepenggal kehidupan orang-orang ♈ªϞƍ kusayang,sementara Άkυ saat ini masih sibk mengurusi bisnis kafe dan kuliah.Jika tidak terbengkalai 1 tahun ƪά̲̣ƍϊ Άkυ akan menyelesaikan S1.
Satu hal ♈ªϞƍ masih mengganjal dipikiranku,Kak Reihan.Dimana Ia sekarang? Apakah benar,Ia akan datang untuk menikahiku? Lalu,mengapa ia tak pernah memberiku kabar? Pikirku.5 bulan telah berlalu namun ucapan Kak Reihan pada Ayah bahwa Ia akan membawa Ayahnya untuk melamarku belum Ĵμƍα terbukti.

***

20 April 2007

Malam ini Άkυ termangu dalam kamar kos sendiri.Saat ini Mbak Nay sedang apa ya...? Apakah ia mengingatku? Pikirku dalam hati.
Saat Άkυ hendak mengiring sms untuk Mbak Nay,di Hpku terdapat tulisan 3 messages received.Kubuka Sms itu satu persatu.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
K'Rafli menunggumu didepan kost,keluar adikku.

Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:13:22
20 06 2007
Hae... Hae nona ♈ªϞƍ bernama "HANIFA',cpat kluar.K'Rafli bwa sswtu untkmu

Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:34:27
20 06 2007

"Nona Hanifa" anda telah dikepung,cepat keluar,serahkan diri anda jika anda tidak ♏äƱ menyerahkan diri maka.... Kakak pulang.


(*_*)
Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:53:11
20 06 2007

O°˚˚˚°H,,.­. Ternyata dari Kak Rafli mengirimkan sms untukku.Segera kubalas pesan dari Kak Rafli.
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
K'Rafli tunggu Iffa,kakak jngan plang dlu yach...

To:Kak Rafli +6281359312XXX
Send: 20:18:07
20 06 2007


Kupercepat langkahku untuk menemui Kak Rafli berharap ia masih menantiku diteras depan kos.Kubuka pintu kos,kutengok kekanan dan kekiri namun tak kulihat Kak Rafli mungkin Kak Rafli terlalu lama menunggu hingga Ia pergi.Άkυ merasa bersalah pada Kak Rafli.
Dengan masih menaruh harapan Kak Rafli akan menemuiku Άkυ duduk diteras sambil menghadap kejalan.Kusandarkan kepalaku ditembok,mataku menatap langit ♈ªϞƍ malam itu tampak terang benderang.
Akhirnya sosok pria ♈ªϞƍ kunanti pun hadir didepanku,pria berwajah indo dg alis tebal,kulit putih dan badan agak kurus tapi kejantanan seorang pria bukanlah terlihat dari tubuhnya ♈ªϞƍ kekar melainkan keteguhan iman dan rasa tanggung jawab.


" Kak Rafli ?!" Ucapku terkejut campur senang karena Kak Rafli belum pulang.
" Iyɑ,ini Kak Rafli,lama ߪªngέ† sih,ampe garing pangeran dari keraton Solo,nih.... Hahaha."
"Emang dasarnya Kak Rafli Ʊϑaђ garing aja,Hëhëhëhë ... Maafin Iffa ϑέëђђ ,tadi tu Άkυ nggak liat Hp."
"Nggak apa-apa garing,malah gurih ko.Ђαϑϱђ.,Fa,sebenar­nya tadi Kakak bawain sate ayam tapi karena nunggu kamu kelamaan jadi ayamnya...."


"Ayamnya Kέ♌āPå,Kak? Ʊϑaђ masuk perut Kak Rafli?" Tanyaku.
" †ɑυ aja kamu.Ini ϑέëђђ ,Kakak masih sisain sate buat kamu," kata Kak Rafli sambil menyerahkan sebungkus sate untukku.
"Sate apa ini,Kak?" Tanyaku.

"Sate cecak,hahaha..."

"Ih,Kakak jorok.Άkυ pengennya sate kecoak aja,hahaha....," candaku.
Kehadiran Kak Rafli malam itu dapat menghiburku,menghila­ngkan rasa rindu pada Mbak Nayla.Dulu aku mengenal Kak Rafli sebagai sosok pria manja dan temperamen namun sekarang jika bersamanya rasanya hilang semua duka dan lara.Ia pintar sekali membuat lelucon jadi kuanggap ªåĴĴäª ia sebagai badut ♈ªϞƍ bisa membuat aku terhibur tanpa harus bayar uang manggung.

"Kak,jika Kakak Rindu §ª♏ª seseorang apa ♈ªϞƍ akan Kakak lakukan?"
"Apa ya...,gampang ߪªngέ† .Kalo emang ƘaηGen temui aja orang ♈ªϞƍ dikangenin."
"Gampang dari Hongkong? Lha kalo orang ♈ªϞƍ kita kangenin jauh,gimana?"
"Iffa....,Iffa...sud­ah,jangan kayak gitu.Kak Rafli tahu kok siapa ♈ªϞƍ kamu kangenin," kata Kak Rafli sok tahu.
"Siapa?"

"Kambing tetangga sebelah rumah ♈ªϞƍ tempo hari sudah dijual,kan? Hahaha....," canda Kak Rafli.
"Serius dikit Kέ♌āPå,sih Kak?"
"Gini aja Dek,kamu berdiri ditengah-tengah lapangan dan teriakkan nama orang atau kambing ♈ªϞƍ kamu kangenin maka angin kan menyampaikan salam rindumu untuknya.Gimana?"
"Ide bagus tapi konyol.Lha,kalau aku teriak-teriak ntar disangka orang gila bisa-bisa aku ditangkep ama warga terus dibuang ke laut Spayol."


"Wah...,seru tu,Dek.Kalau gitu nggak perlu naik pesawat Ʊϑaђ nyampe Spayol,bisa jalan-jalan gratis bisa liat pemandangan indah disana.Weleh-weleh..­.,wenak tenan." "Enak gimana? Lah,kalo dibuang ke laut mana bisa liat pemandangan indah ♈ªϞƍ ada aku ditelen ma iakan hiu," jawabku konyol.
Semenjak Kak Rafli tinggal di Ngawi seolah ia telah mengubah duniaku ♈ªϞƍ dulu sering kali diselimuti kesedihan kini ia mengajariku cara menyingkapi hidup,ia selalu ªåĴĴäª tersenyum,ia selalu ceria meski begitu banyak masalah ♈ªϞƍ mendatangi ia membuatku kuat meski derita sering menyapa.Ia menyakinkanku jika Kak Reihan suatu saat akan datang untukku dan ucapannya memang benar.Malam itu Kei berlari menuju kearahku dan Kak Rafli.


"Fa,ada surat untukmu," kata Kei dg Nafas terengah-engah.
"Dari siapa?" Tanyaku dan Kak Rafli bebarengan.
"Kak Reihan," jawabnya sambil menyerahkan surat tersebut.
Aku pun tersenyum dan merasa sangat lega ternyata Kak Reihan tak pernah melupakanku dan benar-benar kan membuktikan ucapannya.
"Cie...,cepet dibuka,gih!" Suruh Kak Rafli.
Hatiku diliputi dg tanda tanya besar,apa isi surat dari Kak Reihan? Dg diawali bacaan basmallah kubuka amplop tersebut sambil berharap sesuatu ♈ªϞƍ indah kan kubaca.

Kepada seorang putri ♈ªϞƍ berhati putih seputih salju

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Putri Hanifa

Surat ini aku tulis untuk seorang putri ♈ªϞƍ berhati cantik laksana permata.Engkau memang permata bagiku dan bagi semua ♈ªϞƍ mengenalmu.Wahai permata,izinkanlah aku meminta maaf kepadamu jika coretan pena dikertas ini membuatmu menitikkan air mata ♈ªϞƍ tak seharusnya terjadi.Mungkin coretan pena dikertas ini akan membuat hatimu tergores luka namun bukan maksudku hendak menggoreskan luka dihatimu aku hanya ingin menyatakan sesuatu fakta.


Dengarlah duhai permata kisahku kala mengagumimu,aku menyukai akhlakmu akhlak mulia ♈ªϞƍ tersirat dari wajahmu.Kuperhatikan­ kamu,kucari tahu siapa dirimu hingga akhirnya aku dapat berkenalan dg mu.Engkaulah wanita pertama ♈ªϞƍ dapat menerobos dinding hatiku ♈ªϞƍ selama ini terkunci rapat dan terpatri.Tak kan terbuka kecuali karena kehadiranmu.


Tiada dapat kugambarkan betapa bahagia hatiku kala Ayahmu mengizinkanku untuk meminangmu.Ingin kukabarkan berita bahagia ini kepada seseorang ♈ªϞƍ sangat kusayangi yaitu Ayahandaku.Sayang,ha­tiku justru hancur berkeping-keping.Seb­elum sempat kusampaikan pada beliau jika aku telah menemukan tambatan hati ternyata Ayahku telah menyebar undangan pernikahanku dg Tata Salimarsia putri angkat sahabat Ayah.Ingin rasanya kubatalkan pernikahanku dg gadis itu akan tetapi aku tak sanggup melukai hati Ayah.Tak dapat kubayangkan betapa malu nanti Ayah dihadapan teman-temannya dan aku takut hal buruk akan menimpa Ayah jika aku menolak menikahi Tata sebab Ayahku mempunyai penyakit jantung


.Aku benar-benar takut kehilangan beliau hanya Ayah ♈ªϞƍ kupunya didunia ini.Kakak laki-lakiku telah meninggal saat aku masih SMA kemuian Ibundaku menyusul.Kini...., hanya Ayah ♈ªϞƍ kupunya hanya Ayah karena Dia aku dapat bertahan karena Dia aku mempunyai kekuatan untuk menapak masa depan.
Jika memang kita tidak berjodoh didunia mungkin ♈ªϞƍ Esa mempunyai jalan lain untuk kita.Sekali ƪά̲̣ƍϊ maafkan aku,Dik.aku percaya suatu saat nanti lelaki shalih kan melamarmu dg rangkaian khitbah nan indah.
Aku tak pernah melupakanmu,aku kan selalu mendoakan ♈ªϞƍ terbaik untukmu karena engkau telah memberi warna dihidupku ♈ªϞƍ hitam nan kelam ini.Terima kasih,permata.Terima­ kasih banyak telah engkau luangkan waktu untuk membaca selembar kertas tak bernyawa ini.


Dariku,
(Reihan Prayoga)
Seseorang ♈ªϞƍ telah mengecewakanmu.
Selembar surat tersebut membuatku sakit benar-benar sakit.Ia mengkhianati janji-janjinya.aku tak mampu menggerakkan bibirku,saat hendak kuserahkan kertas surat tersebut pada Kak Rafli sebuah foto pernikahan jatuh dari dalam amplop.Kak Rafli membaca surat tersebut sementara Kei mengambil foto ♈ªϞƍ terjatuh.
"أَسْتَغفِرُاللهَ الْعَظيِمْ
Bukankah ini Tata sahabat kecil kita.Benar sekali,Fa ♈ªϞƍ dinikahi Kak Reihan adalah Tata.Lihatlah ini ada Ibu dan adiknya Tata." Ucap Kei.


Kuamati foto tersebut dan ternyata benar wanita ♈ªϞƍ duduk disamping Kak Reihan adalah Tata sahabat kecilku dulu,air mataku semakin menjadi-jadi.
Belum selesai Kak Rafli membaca surat tersebut air matanya Ĵμƍα turut menetes.Kak Rafli menarik foto pernikahan Kak Reihan bersama Tata dari tangan Kei dan merobeknya.
"Aku tidak terima semua ini,aku harus membuat perhitungan dg orang ♈ªϞƍ berani menyakiti adikku," ucapnya sambil beranjak dari tempat duduk.
"Jangan,Kak," cegahku.


"Fa,Ia telah menyakitimu.Kakak tak kan membiarkan ia hidup bahagia.Kakak sayang padamu seperti kakak menyayangi Sakura jadi Kakak akan membuat perhitungan dg siapa pun ♈ªϞƍ berani menyakitimu," ucap Kak Rafli dg mata merah berkaca-kaca.
"Kak,selama ini Kak Rafli ♈ªϞƍ selalu menguatkanku,selama ini Kak Rafli menasehatiku jika apa ♈ªϞƍ kita inginkan tidak selalu terpenuhi tapi rencana اَللّهُ itu indah,indah sekali.Di balik semua ini aku percaya jika اَللّهُ telah mengukir sesuatu ♈ªϞƍ indah untuk jalan hidupku.Biarlah Kak Reihan berbahagia dg Tata doaku selalu untuknya.Jangan pernah salahkan Kak Reihan menikah dg Tata demi Ayahnya," ucapku berusaha tegar meski hatiku robek dan terluka perih.


Perihnya hatiku kala itu bagaikan luka ♈ªϞƍ ♈ªϞƍ ditaburi air garam bahkan rasa perihnya jauh melebihi itu.Perih sekali,air mata ♈ªϞƍ menetes dipipiku terasa panas laksana air ♈ªϞƍ mendidih.Entah kapan luka ini dapat disembuhkan,luka ini terlalu sakit,teramat sakit.Andai dapat kuulang waktu aku kan memilih tak mengenal Kak Reihan tapi sudahlah ini memang skenario hidupku ♈ªϞƍ harus kujalani.


***

29 April 2007

Hari ini aku dan Kei pergi ke panti asuhan Al-Zafa untuk menemui Maryam.
"Fa,ada acara apa ya? Kok,dipanti asuhan ini banyak remaja putra," kata Kei setengah berbisik.
"Kata Maryam semenjak panti ini sudah diresmikan Bapak Camat setiap seminggu sekali Mas Zacky mengadakan pengajian rutin untuk pemuda dikampung disini," jelasku.
"Pantes ªåĴĴäª ada mobilnya Mas Zacky," ucap Kei sambil menunjuk sebuah mobil ♈ªϞƍ biasa dipakai Mas Zacky.


"Aku kagum padanya,Ia sosok ♈ªϞƍ istimewa beruntung ߪªngέ† ya Sakura bisa menjadinya.Melihat Mas Zacky aku jadi teringat dg sosok Razif cucu pertama Kyai Ghozi ia seorang ♈ªϞƍ zuhud aku benar-benar seorang wanita ♈ªϞƍ paling bahagia jika Razif memilihku menjadi pendamping hidupnya," lanjut Kei ♈ªϞƍ sejak kecil begitu mengagumi Razif al-Mazi.
"Sudahlah,lebih baik kita masuk ªåĴĴäª ," ajakku.


Aku dan Kei melanjutkan melangkah hingga masuk dipanti asuhan namun langkah kakiku terhenti didepan sebuah ruangan mataku tertuju pada penghuni ruangan tersebut.Disana ada sekitar 30 pemuda putra ♈ªϞƍ sedang serius mendengar ceramah dari seorang pria berbaju koko putih dg sarung hitam.Pria itu adalah Mas Zacky dari ruangan samar-samar kudengar sepenggal petuah indah ♈ªϞƍ keluar dari bibir Mas Zacky.
"Tatkala kita dilahirkan didunia ini kita kan disambut dg azan ♈ªϞƍ menggema indah ditelinga kemudian tatkala kita pulang ke Sang Khaliq kita kan dishalatkan terlebih dahulu.Wahai kaum muda pikirkanlah sedekat jarak antara azan dan shalat sedekat itu pulalah jarak antara saat kita dilahirkan dg kematian.Ya....,kema­tian memang sesuatu ♈ªϞƍ sangat dekat dg kita."


"سُبْحَانَ اللّه
Petuah indah ♈ªϞƍ disampaikannya terus ªåĴĴäª terngiang diotakku,aku tercengang mendengarnya.
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sapa sicantik Maryam.
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Jawabku dan Kei serentak.
Maryam pun mengajak kami masuk keruang kerjanya.


"Kak Iffa,maksudku mengundang Kakak kemari sebab aku ingin menyerahkan tanggung jawab besar padamu.Kak,bukankah tahun depan Kak Iffa sudah lulus kuliah? Jadi aku berharap Kak Iffa menjadi pengasuh utama panti asuhan Al-Zafa ini karena bulan depan aku akan pindah ke kalimantan," jelas Maryam.Aku kaget dan hampir tak percaya dg apa ♈ªϞƍ dikatakannya,mataku memandang sebuah dokumen ♈ªϞƍ baru ªåĴĴäª diserahkan Maryam.
"Apa? Kamu ♏äƱ tinggal dikalimantan?" Tanya Kei ♈ªϞƍ seolah tak percaya.
"Benar,oleh sebab itu kuserahkan panti ini pada Kak Iffa.Kak,di dokumen ini telah tertulis pengasuh utama Hanifa Asy-syadzily.Untuk sementara Kak Iffa bisa meminta bantuan pada Kak Rafli," jelas Maryam.Ucapannya membuatku terdiam.
Ini sungguh amanah ♈ªϞƍ sangat berat untukku lebih berat menjadi pimpinan kafe,lebih berat dari masalah ♈ªϞƍ perah kuhadapi selama ini sebab ini menyangkut nasib 33 anak yatim piatu ♈ªϞƍ menggantungkan nasibnya disini.


Kubuka dokumen ♈ªϞƍ baru ♈ªϞƍ diberikan Maryam setelah kata pengantar tertulis susunan pengurus tidak salah ƪά̲̣ƍϊ pengasuh utama panti asuhan Al-Zafa adalah namaku.Nama penasihat ♈ªϞƍ tercantum adalah Kyai Ghozi al-Mazi dan Bapak Syadzily.Nama Rafli Alfiano tercantum sebagai ketua.Pada posisi wakil 1 dan wakil 2 tertulis nama Ustadz Ma'sum bin Ghofar dan Ustadz Arifin bin Mas'ud begitulah seterusnya nama-nama orang penting dikampungku tercatat sebagai pengurus panti dan nama Kei tercatat sebagai seketaris 1.


"Kέ♌āPå kau pilih aku? Kέ♌āPå bukan Mas Zacky?" Tanyaku.
"Kak Iffa kan tahu,di Boyolali Mas Zacky mempunyai sembilan anak asuh belum ƪά̲̣ƍϊ ia adalah pengurus inti sebuah ponpes,ia Ĵμƍα mengajar di UMS dan STAIN.Aku percaya Kak Iffa.Aku,Mas Zacky dan seluruh pengurus panti sudah memikirkan matang-matang mengenai keputusan ini.Mas Zacky Ĵμƍα akan membantu,kok paling tidak seminggu sekalu ia akan kemari untuk mengisi pengajian pemuda kampung.O˚˚˚°H,,, ya,Kak berapa pemuda kampung Ĵμƍα aku libatkan menjadi pengurus agar tertanam rasa tanggung jawab pada diri mereka.Aku percaya Kalau Kak Iffa,Kak Rafli dan Kak Kei bisa menjadikan panti ini menjadi jauh lebih baik.


insya اَللّهُ,Άku akan curahkan segala ♈ªϞƍ kupunya demi anak-anak disini.Cita-citaku selama ini mempunyai sebuah panti asuhan dan mendidik penghuninya menjadi bibit unggul ♈ªϞƍ berakhlak.Terima kasih Maryam engkau telah membuka ladang beramal bagiku," tanggapku ♈ªϞƍ seolah masih tak percaya jika aku memikul beban ♈ªϞƍ begitu berat.
"Kamu tenang ªåĴĴäª ,Fa,aku kan setia membantumu,kok."
" tapi ngomong-ngomong Maryam hendak ke Kalimantan ngapain? Dg siapa?" Tanya Kei pada Maryam.
"Aku kesana untuk mengamalkan apa ♈ªϞƍ kupunya.aku ingin membuka praktik disana,sementara suamiku akan membuka sebuah pondok pesantren kecil disana.Sejak setahun ♈ªϞƍ lalu tempat paktrik dan pondok pesantren sudah mulai dibangun dan bilan depan sudah bisa diresmikan," cerita Maryam.
Sontak aku dan Kei kaget dg cerita Maryam ♈ªϞƍ ternyata sudah memiliki suami.
"Suami? Jadi kamu sudah menikah,kapan? Lalu,siapa suamimu?" Kei menghujani Maryam dg berbagai pertanyaan.


"ȋγɑ,aku sudah menikah sejak lulus SMA,aku melangsungkan pernikahanku di Kuala lumpur.Sebenarnya suamiku orang Ngawi tapi ia kuliah di Malaysia,aku bertemu dg suamiku kira-kira 3 bulan sekali.Ia Ĵμƍα baru menyelesaikan studynya tahun ini oleh sebab itu kami ingin mengamalkan ilmu ♈ªϞƍ kami punya sebenarnya suamiku ingin membuka ponpes di Sumatra tapi Eyang Ghozi menyarankan di Kalimantan saĴĴa ," jelas Maryam.


Penjelasan Maryam justru membuatku semakin penasaran apalagi setelah Maryam memanggil Kyai Ghozi dg sebutan Eyang namun belum sempat aku bertanya Kei sudah mendahuluiku.
"Siapa suamimu?" Tanya Kei setengah mendesak.


"Suamiku Razif al-Mazi cucu pertama Kyai Ghozi.Itu guru kalian ngaji sewaktu kecil.Kata Eyang dulu kalian hobi ߪªngέ† menyembunyikan sandal para jamaah,Hëhëhëhë ..." Jawab Maryam diiringi tawa renyah.
Tawa renyah ♈ªϞƍ terpancar dari bibir Maryam membuat hati Kei menangis.Wajahnya pucat,kesedihan di matanya tak dapat disembunyikan.Meliha­t perubahan itu aku berusaha mencari alasan ketika Maryam bertanya mengenai keadaan Kei.Aku hanya tak ingin Maryam ikut bersedih,aku tak ingin merusak Kebahagiaan Maryam bersama Razif


BERSAMBUNG......

Tidak ada komentar :

Posting Komentar