Karya INDAH EL-HAFIDZ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ya... Hanifa
5
bulan telah berlalu,adikku telah sehat dan dapat menjalankan
aktivitasnya dg penuh kebahagiaan.Operasinya berhasil dan ia dapat
menikah dg seseorang ♈ªϞƍ dicintainya Mas Zacky.Sakura tinggal di
Boyolali bersama suaminya,Άkυ jarang sekali menemui Sakura,Άkυ takut
jika kutemui Sakura Άkυ Ĵμƍα akan bertemu dg Mas Zacky.Hal itu mungkin
akan merusak pikiranku ♈ªϞƍ hingga kini masih sulit menghilangkan
bayangan Mas Zacky dari anganku.
Tadinya kupikir Sakura dan Mas
Zacky akan tinggal di Ngawi dan bersama-sama akan mengurus Panti asuhan
Al-Zafa ♈ªϞƍ baru dibangun Mas Zacky.Ternyata dugaanku salah,rumah
tersebut ditempati Maryam sambil mengelola panti asuhan Al-Zafa dan
membuka praktik.Kupanggil dia dokter Maryam karena Ia telah
menyelesaikan study kedokterannya.Meskipun Maryam seoang wanita ♈ªϞƍ
selalu menggunakan kursi roda hal itu tak menghalangi niatnya untuk
menjadi seorang dokter.
Sementara itu Kak Rafli Ĵμƍα telah
menyelesaikan pendidikannya di Timur Tengah sekarang Ia tinggal di Ngawi
bersama Ayah dan Bunda.Kak Rafli Ĵμƍα telah mengajar disebuah
Universitas dikotaku dan menjadi pengajar dipondok Salaf An-Nur
Magetan.Meski Paman Alfiano telah mewariskan sebagian sahamnya untuk Kak
Rafli namun Kak Rafli memilih hidup sederhana di Indonesia.Ia enggan
untuk tinggal di Jerman ♈ªϞƍ begitu glamour.
Itulah sepenggal
kehidupan orang-orang ♈ªϞƍ kusayang,sementara Άkυ saat ini masih sibk
mengurusi bisnis kafe dan kuliah.Jika tidak terbengkalai 1 tahun ƪά̲̣ƍϊ
Άkυ akan menyelesaikan S1.
Satu hal ♈ªϞƍ masih mengganjal
dipikiranku,Kak Reihan.Dimana Ia sekarang? Apakah benar,Ia akan datang
untuk menikahiku? Lalu,mengapa ia tak pernah memberiku kabar? Pikirku.5
bulan telah berlalu namun ucapan Kak Reihan pada Ayah bahwa Ia akan
membawa Ayahnya untuk melamarku belum Ĵμƍα terbukti.
***
20 April 2007
Malam ini Άkυ termangu dalam kamar kos sendiri.Saat ini Mbak Nay sedang apa ya...? Apakah ia mengingatku? Pikirku dalam hati.
Saat Άkυ hendak mengiring sms untuk Mbak Nay,di Hpku terdapat tulisan 3 messages received.Kubuka Sms itu satu persatu.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
K'Rafli menunggumu didepan kost,keluar adikku.
Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:13:22
20 06 2007
Hae... Hae nona ♈ªϞƍ bernama "HANIFA',cpat kluar.K'Rafli bwa sswtu untkmu
Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:34:27
20 06 2007
"Nona Hanifa" anda telah dikepung,cepat keluar,serahkan diri anda jika anda tidak ♏äƱ menyerahkan diri maka.... Kakak pulang.
(*_*)
Sender:
+6281359312XXX
Received:
19:53:11
20 06 2007
O°˚˚˚°H,,.. Ternyata dari Kak Rafli mengirimkan sms untukku.Segera kubalas pesan dari Kak Rafli.
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
K'Rafli tunggu Iffa,kakak jngan plang dlu yach...
To:Kak Rafli +6281359312XXX
Send: 20:18:07
20 06 2007
Kupercepat
langkahku untuk menemui Kak Rafli berharap ia masih menantiku diteras
depan kos.Kubuka pintu kos,kutengok kekanan dan kekiri namun tak kulihat
Kak Rafli mungkin Kak Rafli terlalu lama menunggu hingga Ia pergi.Άkυ
merasa bersalah pada Kak Rafli.
Dengan masih menaruh harapan Kak
Rafli akan menemuiku Άkυ duduk diteras sambil menghadap
kejalan.Kusandarkan kepalaku ditembok,mataku menatap langit ♈ªϞƍ malam
itu tampak terang benderang.
Akhirnya sosok pria ♈ªϞƍ kunanti pun
hadir didepanku,pria berwajah indo dg alis tebal,kulit putih dan badan
agak kurus tapi kejantanan seorang pria bukanlah terlihat dari tubuhnya
♈ªϞƍ kekar melainkan keteguhan iman dan rasa tanggung jawab.
" Kak Rafli ?!" Ucapku terkejut campur senang karena Kak Rafli belum pulang.
" Iyɑ,ini Kak Rafli,lama ߪªngέ† sih,ampe garing pangeran dari keraton Solo,nih.... Hahaha."
"Emang dasarnya Kak Rafli Ʊϑaђ garing aja,Hëhëhëhë ... Maafin Iffa ϑέëђђ ,tadi tu Άkυ nggak liat Hp."
"Nggak
apa-apa garing,malah gurih ko.Ђαϑϱђ.,Fa,sebenarnya tadi Kakak bawain
sate ayam tapi karena nunggu kamu kelamaan jadi ayamnya...."
"Ayamnya Kέ♌āPå,Kak? Ʊϑaђ masuk perut Kak Rafli?" Tanyaku.
" †ɑυ aja kamu.Ini ϑέëђђ ,Kakak masih sisain sate buat kamu," kata Kak Rafli sambil menyerahkan sebungkus sate untukku.
"Sate apa ini,Kak?" Tanyaku.
"Sate cecak,hahaha..."
"Ih,Kakak jorok.Άkυ pengennya sate kecoak aja,hahaha....," candaku.
Kehadiran
Kak Rafli malam itu dapat menghiburku,menghilangkan rasa rindu pada
Mbak Nayla.Dulu aku mengenal Kak Rafli sebagai sosok pria manja dan
temperamen namun sekarang jika bersamanya rasanya hilang semua duka dan
lara.Ia pintar sekali membuat lelucon jadi kuanggap ªåĴĴäª ia sebagai
badut ♈ªϞƍ bisa membuat aku terhibur tanpa harus bayar uang manggung.
"Kak,jika Kakak Rindu §ª♏ª seseorang apa ♈ªϞƍ akan Kakak lakukan?"
"Apa ya...,gampang ߪªngέ† .Kalo emang ƘaηGen temui aja orang ♈ªϞƍ dikangenin."
"Gampang dari Hongkong? Lha kalo orang ♈ªϞƍ kita kangenin jauh,gimana?"
"Iffa....,Iffa...sudah,jangan kayak gitu.Kak Rafli tahu kok siapa ♈ªϞƍ kamu kangenin," kata Kak Rafli sok tahu.
"Siapa?"
"Kambing tetangga sebelah rumah ♈ªϞƍ tempo hari sudah dijual,kan? Hahaha....," canda Kak Rafli.
"Serius dikit Kέ♌āPå,sih Kak?"
"Gini
aja Dek,kamu berdiri ditengah-tengah lapangan dan teriakkan nama orang
atau kambing ♈ªϞƍ kamu kangenin maka angin kan menyampaikan salam
rindumu untuknya.Gimana?"
"Ide bagus tapi konyol.Lha,kalau aku
teriak-teriak ntar disangka orang gila bisa-bisa aku ditangkep ama warga
terus dibuang ke laut Spayol."
"Wah...,seru tu,Dek.Kalau gitu
nggak perlu naik pesawat Ʊϑaђ nyampe Spayol,bisa jalan-jalan gratis bisa
liat pemandangan indah disana.Weleh-weleh...,wenak tenan." "Enak
gimana? Lah,kalo dibuang ke laut mana bisa liat pemandangan indah ♈ªϞƍ
ada aku ditelen ma iakan hiu," jawabku konyol.
Semenjak Kak Rafli
tinggal di Ngawi seolah ia telah mengubah duniaku ♈ªϞƍ dulu sering kali
diselimuti kesedihan kini ia mengajariku cara menyingkapi hidup,ia
selalu ªåĴĴäª tersenyum,ia selalu ceria meski begitu banyak masalah ♈ªϞƍ
mendatangi ia membuatku kuat meski derita sering menyapa.Ia
menyakinkanku jika Kak Reihan suatu saat akan datang untukku dan
ucapannya memang benar.Malam itu Kei berlari menuju kearahku dan Kak
Rafli.
"Fa,ada surat untukmu," kata Kei dg Nafas terengah-engah.
"Dari siapa?" Tanyaku dan Kak Rafli bebarengan.
"Kak Reihan," jawabnya sambil menyerahkan surat tersebut.
Aku pun tersenyum dan merasa sangat lega ternyata Kak Reihan tak pernah melupakanku dan benar-benar kan membuktikan ucapannya.
"Cie...,cepet dibuka,gih!" Suruh Kak Rafli.
Hatiku
diliputi dg tanda tanya besar,apa isi surat dari Kak Reihan? Dg diawali
bacaan basmallah kubuka amplop tersebut sambil berharap sesuatu ♈ªϞƍ
indah kan kubaca.
Kepada seorang putri ♈ªϞƍ berhati putih seputih salju
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Putri Hanifa
Surat
ini aku tulis untuk seorang putri ♈ªϞƍ berhati cantik laksana
permata.Engkau memang permata bagiku dan bagi semua ♈ªϞƍ
mengenalmu.Wahai permata,izinkanlah aku meminta maaf kepadamu jika
coretan pena dikertas ini membuatmu menitikkan air mata ♈ªϞƍ tak
seharusnya terjadi.Mungkin coretan pena dikertas ini akan membuat hatimu
tergores luka namun bukan maksudku hendak menggoreskan luka dihatimu
aku hanya ingin menyatakan sesuatu fakta.
Dengarlah duhai permata
kisahku kala mengagumimu,aku menyukai akhlakmu akhlak mulia ♈ªϞƍ
tersirat dari wajahmu.Kuperhatikan kamu,kucari tahu siapa dirimu hingga
akhirnya aku dapat berkenalan dg mu.Engkaulah wanita pertama ♈ªϞƍ dapat
menerobos dinding hatiku ♈ªϞƍ selama ini terkunci rapat dan
terpatri.Tak kan terbuka kecuali karena kehadiranmu.
Tiada dapat
kugambarkan betapa bahagia hatiku kala Ayahmu mengizinkanku untuk
meminangmu.Ingin kukabarkan berita bahagia ini kepada seseorang ♈ªϞƍ
sangat kusayangi yaitu Ayahandaku.Sayang,hatiku justru hancur
berkeping-keping.Sebelum sempat kusampaikan pada beliau jika aku telah
menemukan tambatan hati ternyata Ayahku telah menyebar undangan
pernikahanku dg Tata Salimarsia putri angkat sahabat Ayah.Ingin rasanya
kubatalkan pernikahanku dg gadis itu akan tetapi aku tak sanggup melukai
hati Ayah.Tak dapat kubayangkan betapa malu nanti Ayah dihadapan
teman-temannya dan aku takut hal buruk akan menimpa Ayah jika aku
menolak menikahi Tata sebab Ayahku mempunyai penyakit jantung
.Aku
benar-benar takut kehilangan beliau hanya Ayah ♈ªϞƍ kupunya didunia
ini.Kakak laki-lakiku telah meninggal saat aku masih SMA kemuian
Ibundaku menyusul.Kini...., hanya Ayah ♈ªϞƍ kupunya hanya Ayah karena
Dia aku dapat bertahan karena Dia aku mempunyai kekuatan untuk menapak
masa depan.
Jika memang kita tidak berjodoh didunia mungkin ♈ªϞƍ
Esa mempunyai jalan lain untuk kita.Sekali ƪά̲̣ƍϊ maafkan aku,Dik.aku
percaya suatu saat nanti lelaki shalih kan melamarmu dg rangkaian
khitbah nan indah.
Aku tak pernah melupakanmu,aku kan selalu
mendoakan ♈ªϞƍ terbaik untukmu karena engkau telah memberi warna
dihidupku ♈ªϞƍ hitam nan kelam ini.Terima kasih,permata.Terima kasih
banyak telah engkau luangkan waktu untuk membaca selembar kertas tak
bernyawa ini.
Dariku,
(Reihan Prayoga)
Seseorang ♈ªϞƍ telah mengecewakanmu.
Selembar
surat tersebut membuatku sakit benar-benar sakit.Ia mengkhianati
janji-janjinya.aku tak mampu menggerakkan bibirku,saat hendak kuserahkan
kertas surat tersebut pada Kak Rafli sebuah foto pernikahan jatuh dari
dalam amplop.Kak Rafli membaca surat tersebut sementara Kei mengambil
foto ♈ªϞƍ terjatuh.
"أَسْتَغفِرُاللهَ الْعَظيِمْ
Bukankah
ini Tata sahabat kecil kita.Benar sekali,Fa ♈ªϞƍ dinikahi Kak Reihan
adalah Tata.Lihatlah ini ada Ibu dan adiknya Tata." Ucap Kei.
Kuamati
foto tersebut dan ternyata benar wanita ♈ªϞƍ duduk disamping Kak Reihan
adalah Tata sahabat kecilku dulu,air mataku semakin menjadi-jadi.
Belum
selesai Kak Rafli membaca surat tersebut air matanya Ĵμƍα turut
menetes.Kak Rafli menarik foto pernikahan Kak Reihan bersama Tata dari
tangan Kei dan merobeknya.
"Aku tidak terima semua ini,aku harus
membuat perhitungan dg orang ♈ªϞƍ berani menyakiti adikku," ucapnya
sambil beranjak dari tempat duduk.
"Jangan,Kak," cegahku.
"Fa,Ia
telah menyakitimu.Kakak tak kan membiarkan ia hidup bahagia.Kakak
sayang padamu seperti kakak menyayangi Sakura jadi Kakak akan membuat
perhitungan dg siapa pun ♈ªϞƍ berani menyakitimu," ucap Kak Rafli dg
mata merah berkaca-kaca.
"Kak,selama ini Kak Rafli ♈ªϞƍ selalu
menguatkanku,selama ini Kak Rafli menasehatiku jika apa ♈ªϞƍ kita
inginkan tidak selalu terpenuhi tapi rencana اَللّهُ itu indah,indah
sekali.Di balik semua ini aku percaya jika اَللّهُ telah mengukir
sesuatu ♈ªϞƍ indah untuk jalan hidupku.Biarlah Kak Reihan berbahagia dg
Tata doaku selalu untuknya.Jangan pernah salahkan Kak Reihan menikah dg
Tata demi Ayahnya," ucapku berusaha tegar meski hatiku robek dan terluka
perih.
Perihnya hatiku kala itu bagaikan luka ♈ªϞƍ ♈ªϞƍ ditaburi
air garam bahkan rasa perihnya jauh melebihi itu.Perih sekali,air mata
♈ªϞƍ menetes dipipiku terasa panas laksana air ♈ªϞƍ mendidih.Entah kapan
luka ini dapat disembuhkan,luka ini terlalu sakit,teramat sakit.Andai
dapat kuulang waktu aku kan memilih tak mengenal Kak Reihan tapi
sudahlah ini memang skenario hidupku ♈ªϞƍ harus kujalani.
***
29 April 2007
Hari ini aku dan Kei pergi ke panti asuhan Al-Zafa untuk menemui Maryam.
"Fa,ada acara apa ya? Kok,dipanti asuhan ini banyak remaja putra," kata Kei setengah berbisik.
"Kata
Maryam semenjak panti ini sudah diresmikan Bapak Camat setiap seminggu
sekali Mas Zacky mengadakan pengajian rutin untuk pemuda dikampung
disini," jelasku.
"Pantes ªåĴĴäª ada mobilnya Mas Zacky," ucap Kei sambil menunjuk sebuah mobil ♈ªϞƍ biasa dipakai Mas Zacky.
"Aku
kagum padanya,Ia sosok ♈ªϞƍ istimewa beruntung ߪªngέ† ya Sakura bisa
menjadinya.Melihat Mas Zacky aku jadi teringat dg sosok Razif cucu
pertama Kyai Ghozi ia seorang ♈ªϞƍ zuhud aku benar-benar seorang wanita
♈ªϞƍ paling bahagia jika Razif memilihku menjadi pendamping hidupnya,"
lanjut Kei ♈ªϞƍ sejak kecil begitu mengagumi Razif al-Mazi.
"Sudahlah,lebih baik kita masuk ªåĴĴäª ," ajakku.
Aku
dan Kei melanjutkan melangkah hingga masuk dipanti asuhan namun langkah
kakiku terhenti didepan sebuah ruangan mataku tertuju pada penghuni
ruangan tersebut.Disana ada sekitar 30 pemuda putra ♈ªϞƍ sedang serius
mendengar ceramah dari seorang pria berbaju koko putih dg sarung
hitam.Pria itu adalah Mas Zacky dari ruangan samar-samar kudengar
sepenggal petuah indah ♈ªϞƍ keluar dari bibir Mas Zacky.
"Tatkala
kita dilahirkan didunia ini kita kan disambut dg azan ♈ªϞƍ menggema
indah ditelinga kemudian tatkala kita pulang ke Sang Khaliq kita kan
dishalatkan terlebih dahulu.Wahai kaum muda pikirkanlah sedekat jarak
antara azan dan shalat sedekat itu pulalah jarak antara saat kita
dilahirkan dg kematian.Ya....,kematian memang sesuatu ♈ªϞƍ sangat dekat
dg kita."
"سُبْحَانَ اللّه
Petuah indah ♈ªϞƍ disampaikannya terus ªåĴĴäª terngiang diotakku,aku tercengang mendengarnya.
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sapa sicantik Maryam.
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Jawabku dan Kei serentak.
Maryam pun mengajak kami masuk keruang kerjanya.
"Kak
Iffa,maksudku mengundang Kakak kemari sebab aku ingin menyerahkan
tanggung jawab besar padamu.Kak,bukankah tahun depan Kak Iffa sudah
lulus kuliah? Jadi aku berharap Kak Iffa menjadi pengasuh utama panti
asuhan Al-Zafa ini karena bulan depan aku akan pindah ke kalimantan,"
jelas Maryam.Aku kaget dan hampir tak percaya dg apa ♈ªϞƍ
dikatakannya,mataku memandang sebuah dokumen ♈ªϞƍ baru ªåĴĴäª diserahkan
Maryam.
"Apa? Kamu ♏äƱ tinggal dikalimantan?" Tanya Kei ♈ªϞƍ seolah tak percaya.
"Benar,oleh
sebab itu kuserahkan panti ini pada Kak Iffa.Kak,di dokumen ini telah
tertulis pengasuh utama Hanifa Asy-syadzily.Untuk sementara Kak Iffa
bisa meminta bantuan pada Kak Rafli," jelas Maryam.Ucapannya membuatku
terdiam.
Ini sungguh amanah ♈ªϞƍ sangat berat untukku lebih berat
menjadi pimpinan kafe,lebih berat dari masalah ♈ªϞƍ perah kuhadapi
selama ini sebab ini menyangkut nasib 33 anak yatim piatu ♈ªϞƍ
menggantungkan nasibnya disini.
Kubuka dokumen ♈ªϞƍ baru ♈ªϞƍ
diberikan Maryam setelah kata pengantar tertulis susunan pengurus tidak
salah ƪά̲̣ƍϊ pengasuh utama panti asuhan Al-Zafa adalah namaku.Nama
penasihat ♈ªϞƍ tercantum adalah Kyai Ghozi al-Mazi dan Bapak
Syadzily.Nama Rafli Alfiano tercantum sebagai ketua.Pada posisi wakil 1
dan wakil 2 tertulis nama Ustadz Ma'sum bin Ghofar dan Ustadz Arifin bin
Mas'ud begitulah seterusnya nama-nama orang penting dikampungku
tercatat sebagai pengurus panti dan nama Kei tercatat sebagai seketaris
1.
"Kέ♌āPå kau pilih aku? Kέ♌āPå bukan Mas Zacky?" Tanyaku.
"Kak
Iffa kan tahu,di Boyolali Mas Zacky mempunyai sembilan anak asuh belum
ƪά̲̣ƍϊ ia adalah pengurus inti sebuah ponpes,ia Ĵμƍα mengajar di UMS dan
STAIN.Aku percaya Kak Iffa.Aku,Mas Zacky dan seluruh pengurus panti
sudah memikirkan matang-matang mengenai keputusan ini.Mas Zacky Ĵμƍα
akan membantu,kok paling tidak seminggu sekalu ia akan kemari untuk
mengisi pengajian pemuda kampung.O˚˚˚°H,,, ya,Kak berapa pemuda kampung
Ĵμƍα aku libatkan menjadi pengurus agar tertanam rasa tanggung jawab
pada diri mereka.Aku percaya Kalau Kak Iffa,Kak Rafli dan Kak Kei bisa
menjadikan panti ini menjadi jauh lebih baik.
insya اَللّهُ,Άku
akan curahkan segala ♈ªϞƍ kupunya demi anak-anak disini.Cita-citaku
selama ini mempunyai sebuah panti asuhan dan mendidik penghuninya
menjadi bibit unggul ♈ªϞƍ berakhlak.Terima kasih Maryam engkau telah
membuka ladang beramal bagiku," tanggapku ♈ªϞƍ seolah masih tak percaya
jika aku memikul beban ♈ªϞƍ begitu berat.
"Kamu tenang ªåĴĴäª ,Fa,aku kan setia membantumu,kok."
" tapi ngomong-ngomong Maryam hendak ke Kalimantan ngapain? Dg siapa?" Tanya Kei pada Maryam.
"Aku
kesana untuk mengamalkan apa ♈ªϞƍ kupunya.aku ingin membuka praktik
disana,sementara suamiku akan membuka sebuah pondok pesantren kecil
disana.Sejak setahun ♈ªϞƍ lalu tempat paktrik dan pondok pesantren sudah
mulai dibangun dan bilan depan sudah bisa diresmikan," cerita Maryam.
Sontak aku dan Kei kaget dg cerita Maryam ♈ªϞƍ ternyata sudah memiliki suami.
"Suami? Jadi kamu sudah menikah,kapan? Lalu,siapa suamimu?" Kei menghujani Maryam dg berbagai pertanyaan.
"ȋγɑ,aku
sudah menikah sejak lulus SMA,aku melangsungkan pernikahanku di Kuala
lumpur.Sebenarnya suamiku orang Ngawi tapi ia kuliah di Malaysia,aku
bertemu dg suamiku kira-kira 3 bulan sekali.Ia Ĵμƍα baru menyelesaikan
studynya tahun ini oleh sebab itu kami ingin mengamalkan ilmu ♈ªϞƍ kami
punya sebenarnya suamiku ingin membuka ponpes di Sumatra tapi Eyang
Ghozi menyarankan di Kalimantan saĴĴa ," jelas Maryam.
Penjelasan
Maryam justru membuatku semakin penasaran apalagi setelah Maryam
memanggil Kyai Ghozi dg sebutan Eyang namun belum sempat aku bertanya
Kei sudah mendahuluiku.
"Siapa suamimu?" Tanya Kei setengah mendesak.
"Suamiku
Razif al-Mazi cucu pertama Kyai Ghozi.Itu guru kalian ngaji sewaktu
kecil.Kata Eyang dulu kalian hobi ߪªngέ† menyembunyikan sandal para
jamaah,Hëhëhëhë ..." Jawab Maryam diiringi tawa renyah.
Tawa
renyah ♈ªϞƍ terpancar dari bibir Maryam membuat hati Kei
menangis.Wajahnya pucat,kesedihan di matanya tak dapat
disembunyikan.Melihat perubahan itu aku berusaha mencari alasan ketika
Maryam bertanya mengenai keadaan Kei.Aku hanya tak ingin Maryam ikut
bersedih,aku tak ingin merusak Kebahagiaan Maryam bersama Razif
BERSAMBUNG......

Tidak ada komentar :
Posting Komentar