Karya INDAH EL-HAFIDZ
HASAN AL-IZACKY
Tak dapat kupungkiri jika pesona Mas Izacky saudara kembar Mas Bintang kerap kali hadir dalam anganku.Pandangannya ♈ªϞƍ teduh dan wajahnya ♈ªϞƍ berseri membuatku sulit menghilangkan bayangan dari pikiranku akan tetapi aku selalu berusaha menepis angan tentangnya.Pertemuanku ditempat Dokter Grandy beberapa bulan ♈ªϞƍ lalu adalah pertemuan terakhir kami.Kehadiran Mas Zacky seolah dapat menjadi pelipur lara karena kepergian Mas Bintang.
"Hayo,ngelamun aja ! Kayaknya ngelamunin utang nih,hahaha...." Mbak Nay mengagetkanku.
"Ah,Mbak.Ada apa sih? Bikin kaget aja," tanyaku sambil mengelus-elus dada karena kaget.
"Bunda Laras menelepon dan memintamu pulang ke Ngawi karena besok akan ada tamu istimewa ♈ªϞƍ ingin menemuimu," kata Mbak Nay memberiku kabar.
Beberapa hari ♈ªϞƍ lalu Hp ku memang eror sehingga Ayah dan Bunda menghubungiku lewat Mbak Nay dan Kei.Aku sangat bersyukur memiliki sahabat istimewa seperti mereka berdua.
Mbak Nay gadis berkulit sawo matang dia gadis ♈ªϞƍ kuat.Putus asa,manja dan cengeng bukanlah sifat ♈ªϞƍ Ia miliki.Sejak kelas 1 SD Mbak Nay tinggal bersama pamannya.Ayahnya sudah meninggal,ibunya ♈ªϞƍ telah menikah dg orang kaya di Jakarta tak ♏äƱ mengakui Mbak Nay sebagai anak kandungnya meskipun demikian Mbak Nay tetap tegar berdiri demi masa depan.Ia pernah bilang padaku jika sudah sukses ia ingin menemui Ibunya dan berharap Ibunya ♏äƱ mengakui Mbak Nay sebagai anak kandungnya.Ia tak berharap apa pun dari Ibunya kecuali pelukan sayang dari seorang Ibu.
"Manis sayang,aku hendak mengabarkan kabar gembira padamu," ucap Mbak Nay dg sorot mata bahagia.Mbak Nay memang biasa memanggilku dg sebutan manis,aku tersenyum dan merasakan kebahagiaan ♈ªϞƍ sedang menyelimuti Mbak Nay.
"Bulan depan,aku akan berangkat ke Paris menyelesaikan S2 disana.Jika lulus tes aku akan kembali mendapatkan beasiswa S3 diParis.Doakan aku,ya." Ucap Mbak Nay dg mata berkaca-kaca karena haru.
"Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ ,allahu akbar," kataku sambil merangkul Mbak Nay.
Aku memandang takjub ketika Mbak Nay menyodorkan paspornya.سُبْحَانَ اللّه ,Mbak Nay benar-benar akan meraih mimpinya.
"Aku sungguh tidak menyangka jika secepat ini kudapatkan beasiswa untuk kuliah di Paris," ucap Mbak Nay seolah tidak percaya.
"Apa pun bisa terjadi karena kehendak ♈ªϞƍ kuasa,Mbak," ucapku didalam sebuah kamar berukuran kecil ♈ªϞƍ menjadi saksi persahabatan antara aku dan Mbak Nay.Air mata Mbak Nay berlinang karena bahagia,tiada henti-hetinya kami ucap syukur kehadirat اَللّهُ.
"Hanifa,adikku ♈ªϞƍ manis seperti cendol kamu akan sendirian dikamar ♈ªϞƍ penuh kenangan ini.Awas lho,jaga dirimu nanti kalau ada ini.Hiiii...," canda Mbak Nay sambil melempar cecak kearahku.
"Aw...! Aw...!" Teriakku karena jijik sambil berusaha mengusir cecak itu agar menjauh.
"Hahaha...,cecaknya cantik kayak kamu,ya." Mbak Nay tertawa renyah.
"Ah,bukan cantik kayak aku tapi imut kayak Mbak Nay," ucapku diiringi tawa.
"Enak aja! Kalau Mbak pergi kamu bakalan ditemani cecak lho,hahaha..." Canda Mbak Nay.
Cecak memang binatang ♈ªϞƍ kutakuti karena itu Mbak Nay sering mengusiliku dg cecak jika aku sedang malas bangun malam Mbak Nay akan menyodorkan cecak untuk membangunkanku.
"Nggak apa-apa ϑέëђђ ,lebih baik ditemani cecak asal dapat melihat Mbak Nay meraih kesuksesan," ucapku tulus.
"Manisku sayang,terima kasih.Aku nggak akan pernah melupakan kebaikan hatimu selama ini kamu sering membantuku tanpa mengharapkan imbalan.Jika aku pulang malam kamu telah menyiapkan air hangat untukku mandi,kamu Ĵμƍα orang ♈ªϞƍ paling peduli dg ku.Saat aku tak punya uang untuk membayar kosan dg ikhlas kau relakan tabunganmu untukku.Kamu adalah dewi penolongku," ucap Mbak Nay seraya menatapku penuh arti.
"Mbak Nay sayang,kamu adalah kakakku,aku sangat menyayangimu sekali kita kenal maka selamanya kita bersahabat," tanggapku.
"Ye...,selamat ya...!" Kata segerombolan teman kos ♈ªϞƍ tiba-tiba masuk memenuhi kamar.Mereka membawa tumpeng nasi kuning sejak kemaren sebenarnya aku dan teman-teman kos sudah tahu jika Mbak Nay dapat beasiswa sehingga kami membuat tumpeng sebagai rasa syukur atas kebahagiaan Mbak Nay.
Mbak Nay merasa terharu melihat kehadiran mereka secara bergantian teman-teman mengucapkan selamat.Kamar kami ♈ªϞƍ kecil sesak dg 16 ukhti-ukhti ♈ªϞƍ cantik ada Aurel,simanis Riana,sitomboy Candra,Marissa,♈ªϞƍ paling gokil adalah susan,Carissa sipendiam,Mama Evita (Karena ia paling dewasa diantara kami),Flora,Ligga,Dahlia,Sicentil Permata,sikembar Zennis dan Zorra,Mbak Mirra,Mbak Nay dan aku sendiri.
"Ayo Evita pimpin doa biar tumpengnya bisa segera dimakan," kata Susan ♈ªϞƍ sudah nggak S̤̈ά̲Bά̲я̲я̲ pengin makan.
"Hu...," sorakku bersamaan teman-teman.
"Khusus buat Iffa lauknya cecak panggang yah,hahaha..." Canda Candra membuatku merinding.
"Kalau gitu,Mbak Candra lauknya Susan goreng ditambah sayur Zorra,deal kan?" Tanggapku membuat semua mengurai tawa.
"Enak aja,cantik-cantik gini ♏äƱ digoreng," bantah Susan.
"Kamu enggak digoreng Ĵμƍα Ʊϑaђ gosong,hahaha..." Tambah Zennis.
"Gosong-gosong gini impor,lho...," jawab Susan dg PD.
"Kami semua adalah satu keluarga ♈ªϞƍ saling menyayangi.jika salah satu keluarga mendapatkan kebahagiaan ataupun kesedihan maka semua Ĵμƍα merasakan hal ♈ªϞƍ §ª♏ª." Itulah prinsip kami ber-16.
"Cinta berkawan karena sehati,dalam kasih Ilahi," aku teringat lirik nasyid ♈ªϞƍ dilantunkan grup nasyid Edcoutik asal Bandung.Indahnya persahabatan ♈ªϞƍ kami jalin takkan mudah terlupakan.
***
Setelah mendapatkan kabar jika Ayah menyuruhku pulang sore itu pun aku segera pergi ke terminal Kartasura Solo untuk mencari bus jurusan Ngawi.Sampai diterminal kunaiki bus Sumber kencana.
Mungkin memang sudah ditulis ♈ªϞƍ Esa ketika aku mulai menaiki bus tersebut seorang pria ♈ªϞƍ tak asing melemparkan senyuman kepadaku,kutundukan kepala untuk menjaga pandangan.Tidak salah ƪά̲̣ƍϊ pria muda tersebut adalah TNI ♈ªϞƍ pernah membarikan obat sakit kepala.Sepanjang perjalanan perasaanku memang tidak seperti biasanya.seolah-olah aku salah tingkah karena ada pria tersebut namun aku tetap berusaha bersikap biasa dan tidak melihat kearahnya §ª♏ª sekali untuk menjaga pandangan.
2 jam perjalanan dari Solo akhirnya sampai Ĵμƍα diterminal Ngawi,aku menuju masjid untuk shalat ashar.Usai shalat aku berjalan menuju kepangkalan tukang angkot.
"Nduk....!" Teriak Ayahku sambil melambaikan tangannya,ternyata Ayah telah menungguku.Beliau bak pahlawan ♈ªϞƍ datang kala aku butuhkan.
"Ayah...!" Panggilku Ĵμƍα sambil melambaikan tangan dan kuiringi senyum bahagia.Ayah membawa sepeda motor Bebek warna merah miliknya menuju ke arahku.
Ayahku tersayang beliau sosok ♈ªϞƍ sederhana,meskipun Bunda Laras sering menawari Ayah untuk memakai mobil Bunda,Ayah menolak.Meskipun Bunda Laras pernah berniat membeli rumah baru untuk tempat tinggal kami sekeluarga Ayah menolak dg halus.Ayah lebih menyukai rumah ♈ªϞƍ beliau beli bersama Bunda Fatimah.Bunda Laras pun menghormati keputusan Ayah tersebut.
"Ayah terima kasih telah menjemput Hanifa," kuucapkan terima kasih sambil mencium tangan Ayah.
"Nak,menjemput,menjaga dan melindungimu sudah kewajiban Ayah," jawab Ayah dg iringan senyum bahagia.
Kulihat raut wajah Ayah menandakan kebahagiaan,seakan-akan wajah Ayah memancarkan seberkas sinar bak cahaya matahari ♈ªϞƍ terang.Sepanjang perjalanan pulang,Ayah bercerita tentang masa mudanya bersama Bunda Fatimah.
"Kamu tahu tidak,Nak,Dulu Bundamu adalah guru ngaji Ayah.Sewaktu Ayah masih berumur 6 tahun,Ayah mengaji kerumah Kyai Ma'aruf.
Nah Bundamu ♈ªϞƍ saat itu berusia 16 tahun dan sudah pinter ngaji membantu Kyai Ma'aruf mengajar ngaji.Ayah benar-benar mengagumi Bundamu ♈ªϞƍ begitu penuh kasih sayang,Ia mengajari Ayah banyak hal tentang ilmu agama.Hingga suatu hari disaat Ayah berusia sepuluh tahun,Bundamu masuk pondok pesantren.Ayah tak pernah ƪά̲̣ƍϊ bertemu dg nya,sekian banyak gadisa-gadis ♈ªϞƍ Ayah temui hanya Bundamu ♈ªϞƍ paling cantik dan terlukis indah diangan Ayah.Setelah Ayah lulus kuliah diusia 23 tahun dg penuh keberanian Ayah melamar Bunda.Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ lamaran Ayah diterima dg penuh kebahagiaan.
Ayah tak pernah mendapat pengganti ♈ªϞƍ seperti Bunda Fatimah,Ia menemani saat-saat sulit Ayah,Ia bukan hanya istri bagi Ayah tapi Ĵμƍα seorang kakak dan seorang sahabat.Ia adalah segalanya bagi Ayah," cerita Ayah.
"Aku ingin menjadi wanita seperti Bunda dan mendapatkan suami seperti Ayah," tanggapku.
Cerita ♈ªϞƍ Ayah sampaikan tersebut bukan ♈ªϞƍ pertama melainkan untuk ♈ªϞƍ sekian kali akan tetapi aku tidak pernah bosan mendengarnya.Kisah cinta antara Ayah dan Bunda adalah kisah cinta ♈ªϞƍ indah.Kisah cinta 2 insan manusia ♈ªϞƍ penuh kebahagiaan.
***
Disebuah rumah kecil penuh kebahagiaan...
"Ayah,benarkah besok akan ada tamu penting?" Tanyaku pada Ayah ketika telah sampai dirumah.Ayah hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia.
"Siapa,Yah?" Tanyaku penasaran.
"Coba tebak ªåĴĴäª ," sahut Bunda ♈ªϞƍ baru menyuguhkan kopi hangat untuk Ayah,Bunda ♈ªϞƍ kemudian duduk dikursi samping Ayah memcoba membuatku semakin penasaran.
"Jika bukan Bibi Ana mungkin Paman Ismail," tebakku ♈ªϞƍ sudah sangat rindu dg Paman dan Bibi ♈ªϞƍ ada di Malang.Ayah dan Bunda menggelengkan kepala mereka dg serentak.
"Saudara Bunda Laras ♈ªϞƍ dari Medan," tebakku kembali.Lagi-lagi Ayah dan Bunda menggelengkan kepala.Aku kembali dihinggapi perasaan penasaran.
Setelah puas melihatku penasaran,Ayah memulai membuka pembicaraan." Tamu ♈ªϞƍ datang akan mengubah duniamu."
Aku terdiam,rasa penasaran ♈ªϞƍ menghinggapiku semakin kuat.Aku tak mengerti apa yg Ayah maksud mengubah duniaku.Ayah kembali melanjutkan bicara sambil melihat kearahku.
"Tempo hari,keluarga Pak Yoso jauh-jauh datang dari Malaysia karena hendak melamarmu untuk putra beliau ♈ªϞƍ bernama Hasan al-izacky,Namun Ayah belum dapat memberi jawaban.Insya اَللّهُ besok Pak Yoso hendak datang kemari untuk langsung bertemu dan menanyakannya kepadamu."
Mendengar kata demi kata ♈ªϞƍ disampaikan Ayah pikiranku dingin bak air ♈ªϞƍ membeku.Entah perasaan apa ♈ªϞƍ datang menghampiri diriku kala itu ♈ªϞƍ jelas Hasan al-izacky adalah sosok pria istimewa ♈ªϞƍ hadir dalam relung hatiku.Aku hanya menundukkan kepala tanpa dapat mengungkapkan apa ♈ªϞƍ kurasakan saat ini.Hatiku seolah-olah dipenuhi dg bunga-bunga asmara ♈ªϞƍ bersemi,tak pernah terlintas dalam anganku jika Mas Zacky sosok pria idaman para gadis dikampus bakal memilihku diantara gadis-gadis ♈ªϞƍ lain.Bibirku penuh syukur dan basah dg kalimat Ilahi.
"Ayah tidak meminta jawabanmu sekarang,Ayah Ĵμƍα tidak menyuruhmu menerima lamaran tersebut akan tetapi ♈ªϞƍ Ayah tahu dari beberapa rekan Ayah ♈ªϞƍ Ĵμƍα kenal baik dg keluarga Pak Yoso,Zacky adalah sosok pemuda berakhlak mulia penuh kasih sayang dan tidak mudah putus asa dalam menggapai masa depan.Meskipun Pak Yoso telah mempunyai perusahaan di negeri Jiran Zacky lebih memilih tinggal di Indonesia dan berusaha sendiri tanpa mengandalkan perusahaan orang tuanya.Ia tinggal di Indonesia bersama Maryam adik perempuannya ♈ªϞƍ sedang menempuh S1 kedokteran di UNS.Bersama adik perempuannya Ia mengasuh anak-anak yatim piatu.Hanya sebatas itu ♈ªϞƍ Ayah tahu tentang Zacky.Berikan jawabanmu besok,pikirkanlah matang-matang,apa pun keputusanmu Ayah akan mendukung," nasihat Ayah.Dari apa ♈ªϞƍ Ayah ucapkan,aku merasa Ayah berharap agar aku menerima lamaran Mas Zacky.
***
Pukul setengah dapan malam...
Dikamar ♈ªϞƍ menghimpun berjuta kenangan,aku melaksanakan shalat Isya sebelum shalat seperti biasanya kupakai pakaian terindahku,wewangian dan kalung emas karena aku hendak menhadap sang kekasih hati tertinggi,اَللّهُ,setelah shalat aku berdoa,aku mengulurkan kedua tanganku ♈ªϞƍ hina untuk memohon limpahan ampunan dan rahmat dari Ilahi Rabbi.Tahlil dan Istighfar kuucapkan semampuku,shalawat dan salam kutunjukan kepada Baginda Rasulullah.Doa untuk kedua orang tua tidak pernah kulupakan dalam setiap shalatku.
"Ya Tuhan sang pemilik nyawaku dikesunyian malam ♈ªϞƍ mencekam hamba ♈ªϞƍ dhaif dan berlumur dosa mengharapkan ridha Mu,mengharapkan pengampunan Mu,Wahai Tuhan ♈ªϞƍ maha pengampun hamba mengharapkan ♈ªϞƍ terbaik untuk hamba,orang tua hamba,saudara hamba dan saudara-saudara seiman baik ♈ªϞƍ telah dahulu atau pun ♈ªϞƍ masih berjuang dijalan Mu.Dengan seizin Mu pertemukanlah hamba dg Baginda Rasulullah dg Maryam binti Ali imran,dg ahlul bait dg sahabat-sahabat Baginda Rasulullah,dg para alim ulama dan dg orang-orang ♈ªϞƍ hamba cintai dan mencintai hamba hanya karena Mu semata.
"Ya Tuhanku sang pencipta alam semesta beserta kehidupan ♈ªϞƍ ada didalamnya hanya kepada Mu hamba utarakan semua rasa gundah dihati.Berikanlah hamba kekuatan iman dalam menghadapi segala cobaan ♈ªϞƍ datang.Ya... اَللّهُ,jika memang telah tiba waktu hamba untuk menjadi seorang istri maka karuniakanlah hamba kekuatan iman agar hamba dapat membahagiakan suami hamba dan jika Engkau telah memilih Mas Zacky sebagai jodoh hamba maka mudahkanlah jalan kami.Berilah kekuatan pada kami untuk mengarungi bahtera rumah tangga.Aamiin..."
Kuakhiri doaku malam ini dg doa keselamatan dan sujud syukur atas segala nikmat ♈ªϞƍ اَللّهُ berikan kepadaku selama ini kemudian kulanjutkan dg bertadarus guna mendekatkan diri dg sang kekasih hati اَللّهُ .Usai shalat kucopot perhiasan ♈ªϞƍ melilit dileher dan berganti pakaian dg baju tidur.
Tok..tok..tok..
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kak," kudengar ucapan salam dari Sakura.
"وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Jawabku sambil merapikan alat shalat ♈ªϞƍ baru ªåĴĴäª kupakai.Mataku pun tertuju kepada Sakura ♈ªϞƍ sedang berdiri didepan pintu kamarku dg memakai jaket tebal dan syal.Senyum merekah menghiasi wajahnya ♈ªϞƍ ayu dan mempesona.Ia memasuki kamarku dg iringan senyum.
"Selamat ya,Kak.Sungguh beruntung Kak Iffa terpilih menjadi pendamping hidup seorang ikhwan jempolan dan karismatik.Tahu nggak Kak,banyak ߪªngέ† lho temenku ♈ªϞƍ ngantri pengin jadi tambatan hatinya tapi ternyata Kak Iffa ♈ªϞƍ paling beruntung diantara para gadis," Sakura mengucapkan selamat kepadaku.
"Makasih,sayang," tanggapku.
"2 minggu ♈ªϞƍ lalu pertama kalinya aku bertemu dg Mas Zacky,Ia mengisi acara tebar dakwah dikampusku.Figur Mas Zacky menebar sejuta pesona,pandangannya teduh,bahasa tubuhnya halus dan senyum simpul selalu menghiasi wajahnya ♈ªϞƍ tampan.Pria berkulit putih dan berbadan tinggi tegap tersebut mampu menyihir semua orang ♈ªϞƍ hadir,bibirnya ♈ªϞƍ merah selalu diiringi senyum setiap kali berbicara.Setiap kata ♈ªϞƍ keluar dari bibirnya penuh dg keindahan,Ia memang benar-benar seorang pria ♈ªϞƍ karismatik," kata Sakura memuji Mas Zacky.
Aku terdiam dan berpikir sejenak mengenai apa ♈ªϞƍ dikatakan Sakura,mungkinkah Sakura mempunyai perasaan spesial kepada Mas Zacky? Ah,tidak.Aku tidak boleh berpikir macam-macam,ucapku dalam hati.
"Sakura,kamu sudah minum obat?" Tanyaku berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Tentu ªåĴĴäª sudah,Kak.Sakura kan ingin sembuh.Kak,malam ini Sakura tidur di kamar Kak Iffa,Ya?"
"Iya,sayang," anggukku,"tapi sayang,Kέ♌āPå wajahmu pucat?"
"Tak apa-apa,Kak.Aku hanya takut menghadapi operasi minggu depan.Kakak akan menemani aku,kan?"
"Tentu.Kak Iffa akan selalu menemanimu,wahai adikku ♈ªϞƍ cantik.Ingatlah,sayang Kak Iffa tak akan pernah membiarkanmu bersedih.Semangatlah,sayang,kamu akan sembuh," ucapku mencoba menenangkan Sakura.
"Kak,jika operasiku gagal maka aku akan pergi untuk selamanya dan tak akan kembali.aku akan berpisah dg Bunda,Papa Alfiano,Ayah,Kak Iffa,Kak Rafli,Pak Agung,Mbok Saniyem dan semuanya.Doakan agar operasiku berhasil ya,aku masih ingin bersama semua orang ♈ªϞƍ kusayang.Aku. Masih ingin memeluk Bunda,memeluk Kak Iffa dan aku ingin menikah," kata Sakura sambill tersenyum dan berusaha menahan air mata.
Mendengar apa ♈ªϞƍ diucapkannya membuatku tak kuasa menahan sesak didada.Rasa khawatir akan kesembuhan Sakura menghampiriku,Aku benar-benar takut hal buruk menimpa adikku.
"Kamu harus optimis,sayang.Percayalah akan mujikzat,percayalah bahwa اَللّهُ akan memberikan kesembuhan untukmu," ucapku dg linangan air mata.
"Terima kasih,Kak.Aku sangat menyayangimu.Andaikan Kak Rafli dan Papa Alfiano ada disampingku maka lengkapkah sudah kebahagiaanku," ucap gadis berlesung pipit tersebut.
"Papa Alfiano dan Kak Rafli ♈ªϞƍ kau rindukan akan menemanimu saat operasi nanti,Bunda telah menghubungi mereka.2 hari ƪά̲̣ƍϊ,Kak Rafli akan datang," sahut Bunda ♈ªϞƍ berdiri didepan pintu kamarku.
"Benarkah Bunda? Besok Kak Rafli akan datang?" Tanya Sakura dg wajah berseri-seri.
Sambil masuk kedalam kamar,Bunda kembali berkata,"Tentu ªåĴĴäª ,sayang.Walau bagaimanapun Kak Rafli sangat menyayangimu.Sekarang tidurlah Nak,Kau harus banyak istirahat.Kak Iffa jaga Sakura,Ya," Bunda menyelimuti kami dg penuh kasih sayang.Sebelum keluar kamar Bunda mengecup kening kami bergantian.
***
Tengah malam ♈ªϞƍ mencekam...
"Dingin... Dingin..."
Aku terbangun dan melihat Sakura ♈ªϞƍ sedang mengigil kedinginan,sontak aku pun terbangun dari tidurku,ku pegang dahi dan badannya sangat panas.
"Sayang,tenanglah Kak Iffa akan ambilkan obat untukmu," ucapku panik.
Dengan langkah cepat dan cekatan kuambil obat pereda panas,kubuatkan the hangat untuk adikku.Dalam keadaan setengah sadar Ia meminum obat pereda panas.Kubaringkan kembali tubuh adikku ♈ªϞƍ lemah dan kuselimuti g kucup tebal,kudekap tubuh adikku ♈ªϞƍ mengigil kedinginan.Saat kutatap wajahnya ♈ªϞƍ pucat pasi dan bibirnya gemetar aku seolah bisa ikut merasakan apa ♈ªϞƍ dirasakannya.
Kurang lebih 30 menit kemudian obat Ʊϑaђ mulai bereaksi.Sakura tak ƪά̲̣ƍϊ mengeluh kedinginan.Saat Sakura telah tertidur aku mengambil air wudhu lalu memakai perhiaasan dan pakaian terindahku untuk shalat lail.Di sepanjang shalatku aku berdoa untuk kesembuhan adikku.
Usai shalat lail,ketika aku hendak kembali membaringkan tubuhku disamping Sakura kulihat kertas berwarna merah jambu jatuh dari jaket tebal ♈ªϞƍ dipakai Sakura.Alangkah kagetnya tatkala kubaca selembar kertas tersebut.
Hatiku seolah tertusuk panah asmara,butir-butir cinta memenuhi relung jiwa tatkala aku bertemu dg nya untuk ♈ªϞƍ pertama kali.Senyumnya memukau,akhlak mulia terpancar dari sinar wajahnya,Hatiku seoalah berkata,Kaulah pria tertampan ♈ªϞƍ pernah kutemui.
Kata-kata bijak ♈ªϞƍ keluar dari bibirnya bak alunan nada ♈ªϞƍ membuaikanku dan semua ♈ªϞƍ hadir dalam mejelis siang itu.Sosok pria ♈ªϞƍ dapat membuatku tak berdaya tersebut Hasan al-izacky seorang dosen muda ♈ªϞƍ aktif dalam tebar dakwah.Detik demi detik kulalui dg penuh kerinduan dan harapan.Harapanku hanya satu semoga Mas Zacky dapat menjadi imam dalam hidupku.Bersama-sama mengarungi bahtera rumah tangga,andai aku punya keberanian untuk mengungkapkan isi hati ingin kukatakan wahai ikhwan berhati lembut aku berhasrat menjadi istrimu maka nikahilah aku.
Mas Zacky hilanglah sudah duka dan laraku jika aku bersamamu,aku adalah wanita paling bahagia dimuka bumi ini jika engkau memilihku menjadi penda$ping hidupmu meski hanya satu hari ªåĴĴäª aku menjadi istrimu dan kemudian aku mati karena penyakitku,aku akan sangat bahagia.
Sayangnya semua telah terlambat.Saat ini hatiku seolah tertusuk timah panas ♈ªϞƍ membuatku merasakan sakit ♈ªϞƍ luar biasa,seandainya ia mempunyai perasaan ♈ªϞƍ §ª♏ª dg ku aku ingin ia menemaniku sebagai seoarang suami dalam operasiku nanti.Menemaniku saat aku berjuang malawan penyakit ♈ªϞƍ terus menggrogoti tubuhku dan terus menelan sisa hidupku.
Lagi-lagi semua itu hanya mimpi belaka.Aku bukan pilihan baginya.Kurelakan Ia untuk Kakakku ♈ªϞƍ kusayang meski hati ini hancur lebur bak abu.
Air mataku tiada kunjung berhenti tatkala kubaca selembar kertas ♈ªϞƍ berisi curahan hati Sakura,pikiranku buntu,hatiku tersayat habis.Haruskah kuterima lamaran Mas Zacky sementara adikku membutuhkan Mas Zacky? Kebahagiaan Sakura adalah kebahagiaanku,kesedihannya adalah kesedihanku.Aku telah kehilangan Mas Bintang tersayang maka kali ini aku tak boleh kehilangan adikku.Demi kebahagiaan Sakura aku tak boleh menerima lamaran Mas Zacky.Aku justru harus mencari cara agar Sakura dapat menikah dg Mas Zacky sebelum Sakura menjalani operasi tetapi haruskah kubohongi perasaanku jika selama ini aku mencintai Mas Zacky.Tanganku gemetar,pikiranku kembali kaku.Ini dalah pilihan ♈ªϞƍ samgat sulit untulkku.
Kutatap wajah ayu adikku ♈ªϞƍ telah terlelap dalam tidur malamnya,dg linangan air mata kubelai adikku sambil baerkata,"Sayang,Kak Iffa akan selalu membahagiakanmu.Kamu jangan pernah bersedih,adikku.Kak Iffa sayang padamu."
Aku tak kuasa membayangkan betapa hancur hati adikku jika aku sampai menikah dg Mas Zacky.Aku tak ingin adikku mengalami hal buruk seperti saat Ia gagal menikah dg Dekka.Semenjak peristiwa itu adikku menjadi pribadi ♈ªϞƍ pendiam dan sering murung.Aku tak ingin menambah kesedihannya mungkin hanya dg kehadiran Mas Zacky,adikku dapat menghilangkan semua duka ♈ªϞƍ Ia rasakan selama ini.
Malam itu,aku seperti berada dalam keadaan ♈ªϞƍ menakutkan,seolah berada didalam gua tanpa kutahu bagaimana cara keluar dari gua itu.Mataku sulit terpejam seolah terdapat ganjalan ♈ªϞƍ membuatku tak dapat tidur hingga waktu subuh tiba,aku tak kunjung dapat memejamkan kedua bola mataku.
***
"Nak,ayo shalat subuh," ajak Bunda sambil mengetuk pintu kamarku.
"♧ȋȋ̊γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧ ,Bun,Kami sudah bangun." Jawabku dari dalam kamar.Mendengar suara Bunda,Sakura mulai membuka kedua bola matanya ♈ªϞƍ indah.
"Sayang,kamu sudah baikan? Apakah badanmu masih dingin?" Tanyaku.Aku sangat mengkhawatirkan keadaan Sakura.
Ia melemparkan senyum manisnya dan menjawab,"اَلْحَمْدُلِلّهِ,Kak,Sakura sudah agak baikan.Semua berkat doa Kakak," Kami pun saling berpandangan dan tersenyum.
Setelah merapikan tempat tidur aku dan adikku bergegas mengambil air wudhu dan segera pergi kemasjid dekat rumah untuk shalat subuh berjamaah.Sepanjang perjalanan kemasjid,pikiranku terus ªåĴĴäª dipenuhi dg kebingungan.
Hal sulit ♈ªϞƍ harus kulakukan saat ini adalah tersenyum,meski bibir tersenyum merekah namun hati menangis tersedu-sedu.Mungkin perasaan adikku saat ini Ĵμƍα gelisah seperti ♈ªϞƍ kurasakan.
Ia gelisah karena pria ♈ªϞƍ Ia cintai hendak menikah dg ku.
Menolak lamaran Mas Zacky adalah hal ♈ªϞƍ sangat sulit bagiku,aku tak sanggup melakukannya tetapi bagaimana dg adikku.aku jauh lebih tak sanggup melihat adikku bersedih lalu apa ♈ªϞƍ akan kukatakan pada Ayah dan keluarga besar Mas Zacky.Ya اَللّهُ,ya Tuhanku sang pemilik alam kuatkanlah diriku dari putus asa" doaku dalam hati.
***
Sekitar jam 9 pagi keluarga besar Mas Zacky datang kerumah,aku benar-benar bingung apa ♈ªϞƍ harus kulakukan agar Mas Zacky dapat menikah dg adikku.Aku masih ªåĴĴäª mengurung diri didalam kamar,pikiranku buntu air mataku terus ªåĴĴäª meleleh.
Kucoba menbuka kitab suci Al-Quran untuk menenangkan hati ♈ªϞƍ sedang gundah.Baru mendapat satu lembar QS An-Nuur tiba-tiba Sakura memasuki kamar an berkata,"Mbak,keluarga besar calon suamimu sudah menunggu."
Aku menyudahi bacaanku,kutatap wajah adikku.Bibirnya pucat dan matanya merah.Aku mencium dahinya dan kuajak Ia menemui keluarga besar Mas Zacky.
"Aku disini ªåĴĴäª ,Mbak," jawabnya sambil menahan tangis.
"Tidak,kamu harus ikut.Aku tidak akan beranjak meninggalkan kamar ini jika kamu tidak ikut keluar.Pakailah jilbab ini agar kau tampak lebih cantik dan anggun," suruhku.Ia menggelengkan kepalanya sambil terus menunduk.
"Ayolah,sayang,pakai jilbab ini kamu sayangkan dg Mbak Hanifa?
"Tapi Mbak,jilbab ini dibeli Bunda buat Mbak agar Mbak tampil cantik saat keluarga besar Mas Zacky datang," ucapnya sambil memegang jilbab pemberian Bunda.
"Sudahlah,sayang Mbak mohon pakailah jilbab ini,kamu jauh lebih pantas memakainya," paksaku.Karena adikku tetap bergeming maka aku melepas jilbabnya dan kupakaikan jilbab baru tersebut.Ia benar-benar tampak anggun,adikku cantik sekali bak bidadari.
Kami melangkah menuju ruang tamu,syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ Mas Zacky dan Maryam tidak ikut hadir dalam acara lamaran tersebut sebab hanya mereka berdua ♈ªϞƍ sudah perah bertemu dg ku.Hatiku berdetak kencang tanganku dingin sekali,aku bingung apa ♈ªϞƍ harus kulakukan.
"Inilah kedua putri kami,♈ªϞƍ memakai jilbab hijau tua adalah Sakua dan Hanifa ♈ªϞƍ berjilbab putih." Ayah memperkenalkan kami berdua kepada kedua orang tua dan saudara -saudara Mas Zacky.Aku dan Sakura menyapa mereka dg mengucapkan salam.
"Kedua putrimu cantik-cantik semua.Jika Zacky ikut datang kemari pasti Ia bingung memilih,hahaha...." Ayah Mas Zacky mengumbar tawa renyah.
"Kenalkan,ini Mbak Syiffa kakak pertama Zacky dan ini suaminya ♈ªϞƍ ini Sayida kakak kedua Zacky suaminya masih di Malaysia,kedua pangeran kecil ini adalah cucu Abi dan Ummi," Ibunya Mas Zacky memperkenalkan keuarganya padaku dan Sakura.
Setelah itu untuk beberapa lama kami semua masih basa-basi dg bercerita dan mengumbar tawa hingga pada akhirnya Pak Yoso bertanya.
"Hanifa,bagaimana,Nak.Apakah engkau bersedia menerima lamaran ini?"
Aku terdiam sejuta bahasa mataku sembab.Semua memandang kearahku dg mata penuh harapan.Sementara aku memandang wajah adikku ♈ªϞƍ pucat,tiba-tiba Ia beranjak dari tempat duduknya dan berkata,"Maaf,Sakura kebelakang dulu."Baru ªåĴĴäª Sakura berdiri dari tempat duduknya ia jatuh pingsan dihadapan semua tamu.
Perhatian mereka manjadi teralih pada adikku,aku tak kuat menahan sesak didada,aku tak mungkin menerima lamaran ini,aku tak sanggup melihat adikku menderita.Ayah membawa Sakura ♈ªϞƍ pingsan kedalam Kamar.Aku dan Bunda menemani adikku,sementara Ayah kembali keruang tamu.Kucium kening adikku,air mataku terus ªåĴĴäª mengalir tiada hentinya aku beristighfar.
Ya اَللّهُ ,Ya Tuhanku kuatkanlah adikku berikan keputusan ♈ªϞƍ terbaik untuk kami," aku berdoa dalam hati.

HASAN AL-IZACKY
Tak dapat kupungkiri jika pesona Mas Izacky saudara kembar Mas Bintang kerap kali hadir dalam anganku.Pandangannya ♈ªϞƍ teduh dan wajahnya ♈ªϞƍ berseri membuatku sulit menghilangkan bayangan dari pikiranku akan tetapi aku selalu berusaha menepis angan tentangnya.Pertemuanku ditempat Dokter Grandy beberapa bulan ♈ªϞƍ lalu adalah pertemuan terakhir kami.Kehadiran Mas Zacky seolah dapat menjadi pelipur lara karena kepergian Mas Bintang.
"Hayo,ngelamun aja ! Kayaknya ngelamunin utang nih,hahaha...." Mbak Nay mengagetkanku.
"Ah,Mbak.Ada apa sih? Bikin kaget aja," tanyaku sambil mengelus-elus dada karena kaget.
"Bunda Laras menelepon dan memintamu pulang ke Ngawi karena besok akan ada tamu istimewa ♈ªϞƍ ingin menemuimu," kata Mbak Nay memberiku kabar.
Beberapa hari ♈ªϞƍ lalu Hp ku memang eror sehingga Ayah dan Bunda menghubungiku lewat Mbak Nay dan Kei.Aku sangat bersyukur memiliki sahabat istimewa seperti mereka berdua.
Mbak Nay gadis berkulit sawo matang dia gadis ♈ªϞƍ kuat.Putus asa,manja dan cengeng bukanlah sifat ♈ªϞƍ Ia miliki.Sejak kelas 1 SD Mbak Nay tinggal bersama pamannya.Ayahnya sudah meninggal,ibunya ♈ªϞƍ telah menikah dg orang kaya di Jakarta tak ♏äƱ mengakui Mbak Nay sebagai anak kandungnya meskipun demikian Mbak Nay tetap tegar berdiri demi masa depan.Ia pernah bilang padaku jika sudah sukses ia ingin menemui Ibunya dan berharap Ibunya ♏äƱ mengakui Mbak Nay sebagai anak kandungnya.Ia tak berharap apa pun dari Ibunya kecuali pelukan sayang dari seorang Ibu.
"Manis sayang,aku hendak mengabarkan kabar gembira padamu," ucap Mbak Nay dg sorot mata bahagia.Mbak Nay memang biasa memanggilku dg sebutan manis,aku tersenyum dan merasakan kebahagiaan ♈ªϞƍ sedang menyelimuti Mbak Nay.
"Bulan depan,aku akan berangkat ke Paris menyelesaikan S2 disana.Jika lulus tes aku akan kembali mendapatkan beasiswa S3 diParis.Doakan aku,ya." Ucap Mbak Nay dg mata berkaca-kaca karena haru.
"Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ ,allahu akbar," kataku sambil merangkul Mbak Nay.
Aku memandang takjub ketika Mbak Nay menyodorkan paspornya.سُبْحَانَ اللّه ,Mbak Nay benar-benar akan meraih mimpinya.
"Aku sungguh tidak menyangka jika secepat ini kudapatkan beasiswa untuk kuliah di Paris," ucap Mbak Nay seolah tidak percaya.
"Apa pun bisa terjadi karena kehendak ♈ªϞƍ kuasa,Mbak," ucapku didalam sebuah kamar berukuran kecil ♈ªϞƍ menjadi saksi persahabatan antara aku dan Mbak Nay.Air mata Mbak Nay berlinang karena bahagia,tiada henti-hetinya kami ucap syukur kehadirat اَللّهُ.
"Hanifa,adikku ♈ªϞƍ manis seperti cendol kamu akan sendirian dikamar ♈ªϞƍ penuh kenangan ini.Awas lho,jaga dirimu nanti kalau ada ini.Hiiii...," canda Mbak Nay sambil melempar cecak kearahku.
"Aw...! Aw...!" Teriakku karena jijik sambil berusaha mengusir cecak itu agar menjauh.
"Hahaha...,cecaknya cantik kayak kamu,ya." Mbak Nay tertawa renyah.
"Ah,bukan cantik kayak aku tapi imut kayak Mbak Nay," ucapku diiringi tawa.
"Enak aja! Kalau Mbak pergi kamu bakalan ditemani cecak lho,hahaha..." Canda Mbak Nay.
Cecak memang binatang ♈ªϞƍ kutakuti karena itu Mbak Nay sering mengusiliku dg cecak jika aku sedang malas bangun malam Mbak Nay akan menyodorkan cecak untuk membangunkanku.
"Nggak apa-apa ϑέëђђ ,lebih baik ditemani cecak asal dapat melihat Mbak Nay meraih kesuksesan," ucapku tulus.
"Manisku sayang,terima kasih.Aku nggak akan pernah melupakan kebaikan hatimu selama ini kamu sering membantuku tanpa mengharapkan imbalan.Jika aku pulang malam kamu telah menyiapkan air hangat untukku mandi,kamu Ĵμƍα orang ♈ªϞƍ paling peduli dg ku.Saat aku tak punya uang untuk membayar kosan dg ikhlas kau relakan tabunganmu untukku.Kamu adalah dewi penolongku," ucap Mbak Nay seraya menatapku penuh arti.
"Mbak Nay sayang,kamu adalah kakakku,aku sangat menyayangimu sekali kita kenal maka selamanya kita bersahabat," tanggapku.
"Ye...,selamat ya...!" Kata segerombolan teman kos ♈ªϞƍ tiba-tiba masuk memenuhi kamar.Mereka membawa tumpeng nasi kuning sejak kemaren sebenarnya aku dan teman-teman kos sudah tahu jika Mbak Nay dapat beasiswa sehingga kami membuat tumpeng sebagai rasa syukur atas kebahagiaan Mbak Nay.
Mbak Nay merasa terharu melihat kehadiran mereka secara bergantian teman-teman mengucapkan selamat.Kamar kami ♈ªϞƍ kecil sesak dg 16 ukhti-ukhti ♈ªϞƍ cantik ada Aurel,simanis Riana,sitomboy Candra,Marissa,♈ªϞƍ paling gokil adalah susan,Carissa sipendiam,Mama Evita (Karena ia paling dewasa diantara kami),Flora,Ligga,Dahlia,Sicentil Permata,sikembar Zennis dan Zorra,Mbak Mirra,Mbak Nay dan aku sendiri.
"Ayo Evita pimpin doa biar tumpengnya bisa segera dimakan," kata Susan ♈ªϞƍ sudah nggak S̤̈ά̲Bά̲я̲я̲ pengin makan.
"Hu...," sorakku bersamaan teman-teman.
"Khusus buat Iffa lauknya cecak panggang yah,hahaha..." Canda Candra membuatku merinding.
"Kalau gitu,Mbak Candra lauknya Susan goreng ditambah sayur Zorra,deal kan?" Tanggapku membuat semua mengurai tawa.
"Enak aja,cantik-cantik gini ♏äƱ digoreng," bantah Susan.
"Kamu enggak digoreng Ĵμƍα Ʊϑaђ gosong,hahaha..." Tambah Zennis.
"Gosong-gosong gini impor,lho...," jawab Susan dg PD.
"Kami semua adalah satu keluarga ♈ªϞƍ saling menyayangi.jika salah satu keluarga mendapatkan kebahagiaan ataupun kesedihan maka semua Ĵμƍα merasakan hal ♈ªϞƍ §ª♏ª." Itulah prinsip kami ber-16.
"Cinta berkawan karena sehati,dalam kasih Ilahi," aku teringat lirik nasyid ♈ªϞƍ dilantunkan grup nasyid Edcoutik asal Bandung.Indahnya persahabatan ♈ªϞƍ kami jalin takkan mudah terlupakan.
***
Setelah mendapatkan kabar jika Ayah menyuruhku pulang sore itu pun aku segera pergi ke terminal Kartasura Solo untuk mencari bus jurusan Ngawi.Sampai diterminal kunaiki bus Sumber kencana.
Mungkin memang sudah ditulis ♈ªϞƍ Esa ketika aku mulai menaiki bus tersebut seorang pria ♈ªϞƍ tak asing melemparkan senyuman kepadaku,kutundukan kepala untuk menjaga pandangan.Tidak salah ƪά̲̣ƍϊ pria muda tersebut adalah TNI ♈ªϞƍ pernah membarikan obat sakit kepala.Sepanjang perjalanan perasaanku memang tidak seperti biasanya.seolah-olah aku salah tingkah karena ada pria tersebut namun aku tetap berusaha bersikap biasa dan tidak melihat kearahnya §ª♏ª sekali untuk menjaga pandangan.
2 jam perjalanan dari Solo akhirnya sampai Ĵμƍα diterminal Ngawi,aku menuju masjid untuk shalat ashar.Usai shalat aku berjalan menuju kepangkalan tukang angkot.
"Nduk....!" Teriak Ayahku sambil melambaikan tangannya,ternyata Ayah telah menungguku.Beliau bak pahlawan ♈ªϞƍ datang kala aku butuhkan.
"Ayah...!" Panggilku Ĵμƍα sambil melambaikan tangan dan kuiringi senyum bahagia.Ayah membawa sepeda motor Bebek warna merah miliknya menuju ke arahku.
Ayahku tersayang beliau sosok ♈ªϞƍ sederhana,meskipun Bunda Laras sering menawari Ayah untuk memakai mobil Bunda,Ayah menolak.Meskipun Bunda Laras pernah berniat membeli rumah baru untuk tempat tinggal kami sekeluarga Ayah menolak dg halus.Ayah lebih menyukai rumah ♈ªϞƍ beliau beli bersama Bunda Fatimah.Bunda Laras pun menghormati keputusan Ayah tersebut.
"Ayah terima kasih telah menjemput Hanifa," kuucapkan terima kasih sambil mencium tangan Ayah.
"Nak,menjemput,menjaga dan melindungimu sudah kewajiban Ayah," jawab Ayah dg iringan senyum bahagia.
Kulihat raut wajah Ayah menandakan kebahagiaan,seakan-akan wajah Ayah memancarkan seberkas sinar bak cahaya matahari ♈ªϞƍ terang.Sepanjang perjalanan pulang,Ayah bercerita tentang masa mudanya bersama Bunda Fatimah.
"Kamu tahu tidak,Nak,Dulu Bundamu adalah guru ngaji Ayah.Sewaktu Ayah masih berumur 6 tahun,Ayah mengaji kerumah Kyai Ma'aruf.
Nah Bundamu ♈ªϞƍ saat itu berusia 16 tahun dan sudah pinter ngaji membantu Kyai Ma'aruf mengajar ngaji.Ayah benar-benar mengagumi Bundamu ♈ªϞƍ begitu penuh kasih sayang,Ia mengajari Ayah banyak hal tentang ilmu agama.Hingga suatu hari disaat Ayah berusia sepuluh tahun,Bundamu masuk pondok pesantren.Ayah tak pernah ƪά̲̣ƍϊ bertemu dg nya,sekian banyak gadisa-gadis ♈ªϞƍ Ayah temui hanya Bundamu ♈ªϞƍ paling cantik dan terlukis indah diangan Ayah.Setelah Ayah lulus kuliah diusia 23 tahun dg penuh keberanian Ayah melamar Bunda.Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ lamaran Ayah diterima dg penuh kebahagiaan.
Ayah tak pernah mendapat pengganti ♈ªϞƍ seperti Bunda Fatimah,Ia menemani saat-saat sulit Ayah,Ia bukan hanya istri bagi Ayah tapi Ĵμƍα seorang kakak dan seorang sahabat.Ia adalah segalanya bagi Ayah," cerita Ayah.
"Aku ingin menjadi wanita seperti Bunda dan mendapatkan suami seperti Ayah," tanggapku.
Cerita ♈ªϞƍ Ayah sampaikan tersebut bukan ♈ªϞƍ pertama melainkan untuk ♈ªϞƍ sekian kali akan tetapi aku tidak pernah bosan mendengarnya.Kisah cinta antara Ayah dan Bunda adalah kisah cinta ♈ªϞƍ indah.Kisah cinta 2 insan manusia ♈ªϞƍ penuh kebahagiaan.
***
Disebuah rumah kecil penuh kebahagiaan...
"Ayah,benarkah besok akan ada tamu penting?" Tanyaku pada Ayah ketika telah sampai dirumah.Ayah hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia.
"Siapa,Yah?" Tanyaku penasaran.
"Coba tebak ªåĴĴäª ," sahut Bunda ♈ªϞƍ baru menyuguhkan kopi hangat untuk Ayah,Bunda ♈ªϞƍ kemudian duduk dikursi samping Ayah memcoba membuatku semakin penasaran.
"Jika bukan Bibi Ana mungkin Paman Ismail," tebakku ♈ªϞƍ sudah sangat rindu dg Paman dan Bibi ♈ªϞƍ ada di Malang.Ayah dan Bunda menggelengkan kepala mereka dg serentak.
"Saudara Bunda Laras ♈ªϞƍ dari Medan," tebakku kembali.Lagi-lagi Ayah dan Bunda menggelengkan kepala.Aku kembali dihinggapi perasaan penasaran.
Setelah puas melihatku penasaran,Ayah memulai membuka pembicaraan." Tamu ♈ªϞƍ datang akan mengubah duniamu."
Aku terdiam,rasa penasaran ♈ªϞƍ menghinggapiku semakin kuat.Aku tak mengerti apa yg Ayah maksud mengubah duniaku.Ayah kembali melanjutkan bicara sambil melihat kearahku.
"Tempo hari,keluarga Pak Yoso jauh-jauh datang dari Malaysia karena hendak melamarmu untuk putra beliau ♈ªϞƍ bernama Hasan al-izacky,Namun Ayah belum dapat memberi jawaban.Insya اَللّهُ besok Pak Yoso hendak datang kemari untuk langsung bertemu dan menanyakannya kepadamu."
Mendengar kata demi kata ♈ªϞƍ disampaikan Ayah pikiranku dingin bak air ♈ªϞƍ membeku.Entah perasaan apa ♈ªϞƍ datang menghampiri diriku kala itu ♈ªϞƍ jelas Hasan al-izacky adalah sosok pria istimewa ♈ªϞƍ hadir dalam relung hatiku.Aku hanya menundukkan kepala tanpa dapat mengungkapkan apa ♈ªϞƍ kurasakan saat ini.Hatiku seolah-olah dipenuhi dg bunga-bunga asmara ♈ªϞƍ bersemi,tak pernah terlintas dalam anganku jika Mas Zacky sosok pria idaman para gadis dikampus bakal memilihku diantara gadis-gadis ♈ªϞƍ lain.Bibirku penuh syukur dan basah dg kalimat Ilahi.
"Ayah tidak meminta jawabanmu sekarang,Ayah Ĵμƍα tidak menyuruhmu menerima lamaran tersebut akan tetapi ♈ªϞƍ Ayah tahu dari beberapa rekan Ayah ♈ªϞƍ Ĵμƍα kenal baik dg keluarga Pak Yoso,Zacky adalah sosok pemuda berakhlak mulia penuh kasih sayang dan tidak mudah putus asa dalam menggapai masa depan.Meskipun Pak Yoso telah mempunyai perusahaan di negeri Jiran Zacky lebih memilih tinggal di Indonesia dan berusaha sendiri tanpa mengandalkan perusahaan orang tuanya.Ia tinggal di Indonesia bersama Maryam adik perempuannya ♈ªϞƍ sedang menempuh S1 kedokteran di UNS.Bersama adik perempuannya Ia mengasuh anak-anak yatim piatu.Hanya sebatas itu ♈ªϞƍ Ayah tahu tentang Zacky.Berikan jawabanmu besok,pikirkanlah matang-matang,apa pun keputusanmu Ayah akan mendukung," nasihat Ayah.Dari apa ♈ªϞƍ Ayah ucapkan,aku merasa Ayah berharap agar aku menerima lamaran Mas Zacky.
***
Pukul setengah dapan malam...
Dikamar ♈ªϞƍ menghimpun berjuta kenangan,aku melaksanakan shalat Isya sebelum shalat seperti biasanya kupakai pakaian terindahku,wewangian dan kalung emas karena aku hendak menhadap sang kekasih hati tertinggi,اَللّهُ,setelah shalat aku berdoa,aku mengulurkan kedua tanganku ♈ªϞƍ hina untuk memohon limpahan ampunan dan rahmat dari Ilahi Rabbi.Tahlil dan Istighfar kuucapkan semampuku,shalawat dan salam kutunjukan kepada Baginda Rasulullah.Doa untuk kedua orang tua tidak pernah kulupakan dalam setiap shalatku.
"Ya Tuhan sang pemilik nyawaku dikesunyian malam ♈ªϞƍ mencekam hamba ♈ªϞƍ dhaif dan berlumur dosa mengharapkan ridha Mu,mengharapkan pengampunan Mu,Wahai Tuhan ♈ªϞƍ maha pengampun hamba mengharapkan ♈ªϞƍ terbaik untuk hamba,orang tua hamba,saudara hamba dan saudara-saudara seiman baik ♈ªϞƍ telah dahulu atau pun ♈ªϞƍ masih berjuang dijalan Mu.Dengan seizin Mu pertemukanlah hamba dg Baginda Rasulullah dg Maryam binti Ali imran,dg ahlul bait dg sahabat-sahabat Baginda Rasulullah,dg para alim ulama dan dg orang-orang ♈ªϞƍ hamba cintai dan mencintai hamba hanya karena Mu semata.
"Ya Tuhanku sang pencipta alam semesta beserta kehidupan ♈ªϞƍ ada didalamnya hanya kepada Mu hamba utarakan semua rasa gundah dihati.Berikanlah hamba kekuatan iman dalam menghadapi segala cobaan ♈ªϞƍ datang.Ya... اَللّهُ,jika memang telah tiba waktu hamba untuk menjadi seorang istri maka karuniakanlah hamba kekuatan iman agar hamba dapat membahagiakan suami hamba dan jika Engkau telah memilih Mas Zacky sebagai jodoh hamba maka mudahkanlah jalan kami.Berilah kekuatan pada kami untuk mengarungi bahtera rumah tangga.Aamiin..."
Kuakhiri doaku malam ini dg doa keselamatan dan sujud syukur atas segala nikmat ♈ªϞƍ اَللّهُ berikan kepadaku selama ini kemudian kulanjutkan dg bertadarus guna mendekatkan diri dg sang kekasih hati اَللّهُ .Usai shalat kucopot perhiasan ♈ªϞƍ melilit dileher dan berganti pakaian dg baju tidur.
Tok..tok..tok..
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kak," kudengar ucapan salam dari Sakura.
"وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Jawabku sambil merapikan alat shalat ♈ªϞƍ baru ªåĴĴäª kupakai.Mataku pun tertuju kepada Sakura ♈ªϞƍ sedang berdiri didepan pintu kamarku dg memakai jaket tebal dan syal.Senyum merekah menghiasi wajahnya ♈ªϞƍ ayu dan mempesona.Ia memasuki kamarku dg iringan senyum.
"Selamat ya,Kak.Sungguh beruntung Kak Iffa terpilih menjadi pendamping hidup seorang ikhwan jempolan dan karismatik.Tahu nggak Kak,banyak ߪªngέ† lho temenku ♈ªϞƍ ngantri pengin jadi tambatan hatinya tapi ternyata Kak Iffa ♈ªϞƍ paling beruntung diantara para gadis," Sakura mengucapkan selamat kepadaku.
"Makasih,sayang," tanggapku.
"2 minggu ♈ªϞƍ lalu pertama kalinya aku bertemu dg Mas Zacky,Ia mengisi acara tebar dakwah dikampusku.Figur Mas Zacky menebar sejuta pesona,pandangannya teduh,bahasa tubuhnya halus dan senyum simpul selalu menghiasi wajahnya ♈ªϞƍ tampan.Pria berkulit putih dan berbadan tinggi tegap tersebut mampu menyihir semua orang ♈ªϞƍ hadir,bibirnya ♈ªϞƍ merah selalu diiringi senyum setiap kali berbicara.Setiap kata ♈ªϞƍ keluar dari bibirnya penuh dg keindahan,Ia memang benar-benar seorang pria ♈ªϞƍ karismatik," kata Sakura memuji Mas Zacky.
Aku terdiam dan berpikir sejenak mengenai apa ♈ªϞƍ dikatakan Sakura,mungkinkah Sakura mempunyai perasaan spesial kepada Mas Zacky? Ah,tidak.Aku tidak boleh berpikir macam-macam,ucapku dalam hati.
"Sakura,kamu sudah minum obat?" Tanyaku berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Tentu ªåĴĴäª sudah,Kak.Sakura kan ingin sembuh.Kak,malam ini Sakura tidur di kamar Kak Iffa,Ya?"
"Iya,sayang," anggukku,"tapi sayang,Kέ♌āPå wajahmu pucat?"
"Tak apa-apa,Kak.Aku hanya takut menghadapi operasi minggu depan.Kakak akan menemani aku,kan?"
"Tentu.Kak Iffa akan selalu menemanimu,wahai adikku ♈ªϞƍ cantik.Ingatlah,sayang Kak Iffa tak akan pernah membiarkanmu bersedih.Semangatlah,sayang,kamu akan sembuh," ucapku mencoba menenangkan Sakura.
"Kak,jika operasiku gagal maka aku akan pergi untuk selamanya dan tak akan kembali.aku akan berpisah dg Bunda,Papa Alfiano,Ayah,Kak Iffa,Kak Rafli,Pak Agung,Mbok Saniyem dan semuanya.Doakan agar operasiku berhasil ya,aku masih ingin bersama semua orang ♈ªϞƍ kusayang.Aku. Masih ingin memeluk Bunda,memeluk Kak Iffa dan aku ingin menikah," kata Sakura sambill tersenyum dan berusaha menahan air mata.
Mendengar apa ♈ªϞƍ diucapkannya membuatku tak kuasa menahan sesak didada.Rasa khawatir akan kesembuhan Sakura menghampiriku,Aku benar-benar takut hal buruk menimpa adikku.
"Kamu harus optimis,sayang.Percayalah akan mujikzat,percayalah bahwa اَللّهُ akan memberikan kesembuhan untukmu," ucapku dg linangan air mata.
"Terima kasih,Kak.Aku sangat menyayangimu.Andaikan Kak Rafli dan Papa Alfiano ada disampingku maka lengkapkah sudah kebahagiaanku," ucap gadis berlesung pipit tersebut.
"Papa Alfiano dan Kak Rafli ♈ªϞƍ kau rindukan akan menemanimu saat operasi nanti,Bunda telah menghubungi mereka.2 hari ƪά̲̣ƍϊ,Kak Rafli akan datang," sahut Bunda ♈ªϞƍ berdiri didepan pintu kamarku.
"Benarkah Bunda? Besok Kak Rafli akan datang?" Tanya Sakura dg wajah berseri-seri.
Sambil masuk kedalam kamar,Bunda kembali berkata,"Tentu ªåĴĴäª ,sayang.Walau bagaimanapun Kak Rafli sangat menyayangimu.Sekarang tidurlah Nak,Kau harus banyak istirahat.Kak Iffa jaga Sakura,Ya," Bunda menyelimuti kami dg penuh kasih sayang.Sebelum keluar kamar Bunda mengecup kening kami bergantian.
***
Tengah malam ♈ªϞƍ mencekam...
"Dingin... Dingin..."
Aku terbangun dan melihat Sakura ♈ªϞƍ sedang mengigil kedinginan,sontak aku pun terbangun dari tidurku,ku pegang dahi dan badannya sangat panas.
"Sayang,tenanglah Kak Iffa akan ambilkan obat untukmu," ucapku panik.
Dengan langkah cepat dan cekatan kuambil obat pereda panas,kubuatkan the hangat untuk adikku.Dalam keadaan setengah sadar Ia meminum obat pereda panas.Kubaringkan kembali tubuh adikku ♈ªϞƍ lemah dan kuselimuti g kucup tebal,kudekap tubuh adikku ♈ªϞƍ mengigil kedinginan.Saat kutatap wajahnya ♈ªϞƍ pucat pasi dan bibirnya gemetar aku seolah bisa ikut merasakan apa ♈ªϞƍ dirasakannya.
Kurang lebih 30 menit kemudian obat Ʊϑaђ mulai bereaksi.Sakura tak ƪά̲̣ƍϊ mengeluh kedinginan.Saat Sakura telah tertidur aku mengambil air wudhu lalu memakai perhiaasan dan pakaian terindahku untuk shalat lail.Di sepanjang shalatku aku berdoa untuk kesembuhan adikku.
Usai shalat lail,ketika aku hendak kembali membaringkan tubuhku disamping Sakura kulihat kertas berwarna merah jambu jatuh dari jaket tebal ♈ªϞƍ dipakai Sakura.Alangkah kagetnya tatkala kubaca selembar kertas tersebut.
Hatiku seolah tertusuk panah asmara,butir-butir cinta memenuhi relung jiwa tatkala aku bertemu dg nya untuk ♈ªϞƍ pertama kali.Senyumnya memukau,akhlak mulia terpancar dari sinar wajahnya,Hatiku seoalah berkata,Kaulah pria tertampan ♈ªϞƍ pernah kutemui.
Kata-kata bijak ♈ªϞƍ keluar dari bibirnya bak alunan nada ♈ªϞƍ membuaikanku dan semua ♈ªϞƍ hadir dalam mejelis siang itu.Sosok pria ♈ªϞƍ dapat membuatku tak berdaya tersebut Hasan al-izacky seorang dosen muda ♈ªϞƍ aktif dalam tebar dakwah.Detik demi detik kulalui dg penuh kerinduan dan harapan.Harapanku hanya satu semoga Mas Zacky dapat menjadi imam dalam hidupku.Bersama-sama mengarungi bahtera rumah tangga,andai aku punya keberanian untuk mengungkapkan isi hati ingin kukatakan wahai ikhwan berhati lembut aku berhasrat menjadi istrimu maka nikahilah aku.
Mas Zacky hilanglah sudah duka dan laraku jika aku bersamamu,aku adalah wanita paling bahagia dimuka bumi ini jika engkau memilihku menjadi penda$ping hidupmu meski hanya satu hari ªåĴĴäª aku menjadi istrimu dan kemudian aku mati karena penyakitku,aku akan sangat bahagia.
Sayangnya semua telah terlambat.Saat ini hatiku seolah tertusuk timah panas ♈ªϞƍ membuatku merasakan sakit ♈ªϞƍ luar biasa,seandainya ia mempunyai perasaan ♈ªϞƍ §ª♏ª dg ku aku ingin ia menemaniku sebagai seoarang suami dalam operasiku nanti.Menemaniku saat aku berjuang malawan penyakit ♈ªϞƍ terus menggrogoti tubuhku dan terus menelan sisa hidupku.
Lagi-lagi semua itu hanya mimpi belaka.Aku bukan pilihan baginya.Kurelakan Ia untuk Kakakku ♈ªϞƍ kusayang meski hati ini hancur lebur bak abu.
Air mataku tiada kunjung berhenti tatkala kubaca selembar kertas ♈ªϞƍ berisi curahan hati Sakura,pikiranku buntu,hatiku tersayat habis.Haruskah kuterima lamaran Mas Zacky sementara adikku membutuhkan Mas Zacky? Kebahagiaan Sakura adalah kebahagiaanku,kesedihannya adalah kesedihanku.Aku telah kehilangan Mas Bintang tersayang maka kali ini aku tak boleh kehilangan adikku.Demi kebahagiaan Sakura aku tak boleh menerima lamaran Mas Zacky.Aku justru harus mencari cara agar Sakura dapat menikah dg Mas Zacky sebelum Sakura menjalani operasi tetapi haruskah kubohongi perasaanku jika selama ini aku mencintai Mas Zacky.Tanganku gemetar,pikiranku kembali kaku.Ini dalah pilihan ♈ªϞƍ samgat sulit untulkku.
Kutatap wajah ayu adikku ♈ªϞƍ telah terlelap dalam tidur malamnya,dg linangan air mata kubelai adikku sambil baerkata,"Sayang,Kak Iffa akan selalu membahagiakanmu.Kamu jangan pernah bersedih,adikku.Kak Iffa sayang padamu."
Aku tak kuasa membayangkan betapa hancur hati adikku jika aku sampai menikah dg Mas Zacky.Aku tak ingin adikku mengalami hal buruk seperti saat Ia gagal menikah dg Dekka.Semenjak peristiwa itu adikku menjadi pribadi ♈ªϞƍ pendiam dan sering murung.Aku tak ingin menambah kesedihannya mungkin hanya dg kehadiran Mas Zacky,adikku dapat menghilangkan semua duka ♈ªϞƍ Ia rasakan selama ini.
Malam itu,aku seperti berada dalam keadaan ♈ªϞƍ menakutkan,seolah berada didalam gua tanpa kutahu bagaimana cara keluar dari gua itu.Mataku sulit terpejam seolah terdapat ganjalan ♈ªϞƍ membuatku tak dapat tidur hingga waktu subuh tiba,aku tak kunjung dapat memejamkan kedua bola mataku.
***
"Nak,ayo shalat subuh," ajak Bunda sambil mengetuk pintu kamarku.
"♧ȋȋ̊γ̲̣̣̥ÿ̲̣̣̣̥γ̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊♧ ,Bun,Kami sudah bangun." Jawabku dari dalam kamar.Mendengar suara Bunda,Sakura mulai membuka kedua bola matanya ♈ªϞƍ indah.
"Sayang,kamu sudah baikan? Apakah badanmu masih dingin?" Tanyaku.Aku sangat mengkhawatirkan keadaan Sakura.
Ia melemparkan senyum manisnya dan menjawab,"اَلْحَمْدُلِلّهِ,Kak,Sakura sudah agak baikan.Semua berkat doa Kakak," Kami pun saling berpandangan dan tersenyum.
Setelah merapikan tempat tidur aku dan adikku bergegas mengambil air wudhu dan segera pergi kemasjid dekat rumah untuk shalat subuh berjamaah.Sepanjang perjalanan kemasjid,pikiranku terus ªåĴĴäª dipenuhi dg kebingungan.
Hal sulit ♈ªϞƍ harus kulakukan saat ini adalah tersenyum,meski bibir tersenyum merekah namun hati menangis tersedu-sedu.Mungkin perasaan adikku saat ini Ĵμƍα gelisah seperti ♈ªϞƍ kurasakan.
Ia gelisah karena pria ♈ªϞƍ Ia cintai hendak menikah dg ku.
Menolak lamaran Mas Zacky adalah hal ♈ªϞƍ sangat sulit bagiku,aku tak sanggup melakukannya tetapi bagaimana dg adikku.aku jauh lebih tak sanggup melihat adikku bersedih lalu apa ♈ªϞƍ akan kukatakan pada Ayah dan keluarga besar Mas Zacky.Ya اَللّهُ,ya Tuhanku sang pemilik alam kuatkanlah diriku dari putus asa" doaku dalam hati.
***
Sekitar jam 9 pagi keluarga besar Mas Zacky datang kerumah,aku benar-benar bingung apa ♈ªϞƍ harus kulakukan agar Mas Zacky dapat menikah dg adikku.Aku masih ªåĴĴäª mengurung diri didalam kamar,pikiranku buntu air mataku terus ªåĴĴäª meleleh.
Kucoba menbuka kitab suci Al-Quran untuk menenangkan hati ♈ªϞƍ sedang gundah.Baru mendapat satu lembar QS An-Nuur tiba-tiba Sakura memasuki kamar an berkata,"Mbak,keluarga besar calon suamimu sudah menunggu."
Aku menyudahi bacaanku,kutatap wajah adikku.Bibirnya pucat dan matanya merah.Aku mencium dahinya dan kuajak Ia menemui keluarga besar Mas Zacky.
"Aku disini ªåĴĴäª ,Mbak," jawabnya sambil menahan tangis.
"Tidak,kamu harus ikut.Aku tidak akan beranjak meninggalkan kamar ini jika kamu tidak ikut keluar.Pakailah jilbab ini agar kau tampak lebih cantik dan anggun," suruhku.Ia menggelengkan kepalanya sambil terus menunduk.
"Ayolah,sayang,pakai jilbab ini kamu sayangkan dg Mbak Hanifa?
"Tapi Mbak,jilbab ini dibeli Bunda buat Mbak agar Mbak tampil cantik saat keluarga besar Mas Zacky datang," ucapnya sambil memegang jilbab pemberian Bunda.
"Sudahlah,sayang Mbak mohon pakailah jilbab ini,kamu jauh lebih pantas memakainya," paksaku.Karena adikku tetap bergeming maka aku melepas jilbabnya dan kupakaikan jilbab baru tersebut.Ia benar-benar tampak anggun,adikku cantik sekali bak bidadari.
Kami melangkah menuju ruang tamu,syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ Mas Zacky dan Maryam tidak ikut hadir dalam acara lamaran tersebut sebab hanya mereka berdua ♈ªϞƍ sudah perah bertemu dg ku.Hatiku berdetak kencang tanganku dingin sekali,aku bingung apa ♈ªϞƍ harus kulakukan.
"Inilah kedua putri kami,♈ªϞƍ memakai jilbab hijau tua adalah Sakua dan Hanifa ♈ªϞƍ berjilbab putih." Ayah memperkenalkan kami berdua kepada kedua orang tua dan saudara -saudara Mas Zacky.Aku dan Sakura menyapa mereka dg mengucapkan salam.
"Kedua putrimu cantik-cantik semua.Jika Zacky ikut datang kemari pasti Ia bingung memilih,hahaha...." Ayah Mas Zacky mengumbar tawa renyah.
"Kenalkan,ini Mbak Syiffa kakak pertama Zacky dan ini suaminya ♈ªϞƍ ini Sayida kakak kedua Zacky suaminya masih di Malaysia,kedua pangeran kecil ini adalah cucu Abi dan Ummi," Ibunya Mas Zacky memperkenalkan keuarganya padaku dan Sakura.
Setelah itu untuk beberapa lama kami semua masih basa-basi dg bercerita dan mengumbar tawa hingga pada akhirnya Pak Yoso bertanya.
"Hanifa,bagaimana,Nak.Apakah engkau bersedia menerima lamaran ini?"
Aku terdiam sejuta bahasa mataku sembab.Semua memandang kearahku dg mata penuh harapan.Sementara aku memandang wajah adikku ♈ªϞƍ pucat,tiba-tiba Ia beranjak dari tempat duduknya dan berkata,"Maaf,Sakura kebelakang dulu."Baru ªåĴĴäª Sakura berdiri dari tempat duduknya ia jatuh pingsan dihadapan semua tamu.
Perhatian mereka manjadi teralih pada adikku,aku tak kuat menahan sesak didada,aku tak mungkin menerima lamaran ini,aku tak sanggup melihat adikku menderita.Ayah membawa Sakura ♈ªϞƍ pingsan kedalam Kamar.Aku dan Bunda menemani adikku,sementara Ayah kembali keruang tamu.Kucium kening adikku,air mataku terus ªåĴĴäª mengalir tiada hentinya aku beristighfar.
Ya اَللّهُ ,Ya Tuhanku kuatkanlah adikku berikan keputusan ♈ªϞƍ terbaik untuk kami," aku berdoa dalam hati.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar