Sabtu, 18 Mei 2013
SUJUD HATI DI UJUNG SUBUH BAG 3
Karya INDAH EL-HAFIDZ
KEPEDIHAN SAKURA
8 tahun kemudian
Diusiaku ♈ªϞƍ
ke 21 kini aku telah menjadi mahasiswa di Universitas Muhamadyah Surakarta (UMS) aku mengambil jurusan pendidikan agama Islam dan berharap jika sudah lulus nanti bisa menjadi seoarang Guru agama seperti sosok ♈ªϞƍ kukagumi Ayahku.Sedangkan Sakura kuliah di STTI ♈ªϞƍ terletak dipinggir selatan Kota Ngawi tepatnya dikecamatan Paron dg demikian Sakura tetap dapat tinggal di Ngawi bersama Ayah dan Bunda.Kak Rafli belum pernah pulang ke Indonesia sejak Ia sekolah di Mesir.Kata Bunda Kak Rafli tidak akan pulang sebelum menyelesaikan S2 nya.
Kota Ngawi tempat tinggalku kini telah berubah menjadi kota ♈ªϞƍ sangat panas lapisan ozon ♈ªϞƍ menyelimuti bumi semakin menipis sehingga sinar matahari ♈ªϞƍ memancar kebumi membuat ubun-ubun seperti terbakar namun meski pun waktu terus berputar dan mengubah dunia kasih sayangku pada Mas Bintang takan pernah berubah.Sejak perpisahanku dg Mas Bintang 8 tahun lalu aku belum pernah ketemu dg nya kembali.Aku selalu merindukannya,Mas Bintang adalah Bintang hatiku bintang ♈ªϞƍ selalu bersinar menghiasi hidupku.
Betapa panjang penantianku untuk bertemu Mas Bintang.
Betapa menakutkan,tetapi aku kan terus berjuang mencari Mas Bintang.
Takan pernah bosan,hingga kapanpun.
Air mata kasih SayǍ♌Ǧ mengalir,
Ya... Mengalir karena kerinduanku pada Mas Bintang.
Rupiah demi rupiah telah mulai kukumpulkan sejak 8 tahun ♈ªϞƍ lalu jika sudah cukup nanti aku ingin pergi ke Kuala lumpur untuk mencari Masku untuk menemui Masku.O...,Mas Bintang ŞayǍ♌Ǧ,Bintang hatiku aku merindukanmu.
***
Surakarta 26 Agustus 2006
"Aurel ♈ªϞƍ cantik kayak bidadari turun dari sawah cepetan dong," teriak Nadin sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.
"Bentar,Nona Galak," jawab Aurel
"Hei,aku boleh duluan ya? Sudah ada ♈ªϞƍ ♏äƱ jemput,nih," ucap Riana ♈ªϞƍ baru keluar dari kamarnya.
"Enak ªåĴĴäª ,salah sendiri dari tadi tidur mulu," sahut Candra ♈ªϞƍ sudah antri sejak tadi.
"Hoi...! Kamar bawah bisa diam nggak,sih?! Berisik tau!" Bentak penghuni kamar ♈ªϞƍ ada di lantai 2.
"Ah,gue nggak usah mandi aja,kalian lama ߪªngέ† sih keburu telat," kata Marisa sambil berlari menuju kamarnya.
Begitulah rutinitas anak-anak kos seperti kami setiap PaGɪ̇ dan sore kami harus antri kamar mandi maklumlah dilantai bawah hanya ada 2 kamar mandi ♈ªϞƍ digunakan untuk 16 orang tetapi aku dan Mbak Naiya tidak pernah antri karena setiap pagi kami bangun sebelum subuh dan segera mandi PάGɪ̇
Mbak Naiya adalah teman sekamar saat ini ia mengambil S2 jurusan hukum Ia seorang wanita ♈ªϞƍ ulet dan penuh mimpi waktunya selalu dihiasi dg buku diusianya ♈ªϞƍ ke 27 Mbak Nay belum berencana menikah.
Mbak Nay bilang akan menyelesaikan S3 di Paris setelah itu barulah Ia akan menikah.Mbak Nay begitu menyukai Novel Laskar pelangi karya Andrea hirata novel ♈ªϞƍ baru dibelinya beberapa waktu lalu tersebut sudah dibacanya lebih dari 3 kali.Pengorbanan Mbak Nay untuk terus kuliah patut diacungi jempol.Usai lulus SMA ia bekerja keras untuk biaya masuk kuliah.Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ kini Mbak Nay dapat kuliah dg beasiswa bahkan ia terpilih menjadi asisten dosen.
"Seorang juara sejati akan tetap tegak berdiri walau apa pun ♈ªϞƍ terjadi,gapailah mimpi,genggamlah harapan jangan berhenti sampai kau temukan apa ♈ªϞƍ kau cari meskipun jatuh bangkitlah kembali demi menggapai indah impian." Itulah kata-kata ♈ªϞƍ sering diucapkan Mbak Naiya untuk membangkitkan semangat dalam menggapai mimpi kami.
Mbak Nay mempunyai mimpi untuk menyelesaikan S3 di Paris sementara aku mempunyai mimpi untuk bisa bertemu Mas Bintang dan mendirikan panti asuhan setelah menyelesaikan S2 agar dapat mendidik bibit-bibit unggul untuk Negeri ini lebih tepatnya mendirikan panti asuhan tersebut adalah cita-citaku bersama Mas Bintang.
Pagi ini seperti biasa kulangkahkan kaki menuju kampus belum sampai pintu gerbang kampus Kevina atau ♈ªϞƍ biasa kupanggil Kei menarik tanganku,Ia menengok kekanan dan kekiri seolah mencari situasi aman.
"Fa,entah kamu percaya atau tidak kemarin aku bertemu dg Mas Bintang mu.Mas Bintang ♈ªϞƍ selama ini kau cari,ia sangat tampan begitu tampannya hingga aku hampir tak mengenalinya.Sorot matanya indah postur tubuhnya tinggi tegap dan kulitnya putih bersih.Demi اَللّهُ aku yakin ia adalah Masmu,Fa.Saat itu Ĵμƍα aku langsung tanya pada salah satu staf dan ternyata bener namanya Zacky.Bukankah Masmu bernama Hanafi Al-Izacky,Ia dosen baru di Fakultas Usluhudin," cerita Kei dg penuh semangat.
Aku tersentak kaget mendengar apa ♈ªϞƍ diucapkannya,aku sedikit ragu tapi aku mencoba menepis keraguanku.Kei adalah sahabatku sejak kecil jadi ia kenal Baik dg Masku.
Sewaktu kecil aku,Kei,Mas Bintang dan Tata dan Dekka merupakan teman sepermainan ♈ªϞƍ mempunyai hobi ♈ªϞƍ §ª♏ª yaitu membuat kerusuhan.Tata entah sekarang entah kemana sejak 8 tahun ♈ªϞƍ lalu aku tidak pernah mendapat berita tentang Tata sementara saat ini Dekka sudah tunangan dg adikku Sakura.Pernikahannya akan dilangsungkan 3 bulan ƪά̲̣ƍϊ ♈ªϞƍ masih setia bersama-sama dg ku adalah Kei walaupun kami tidak satu kos-kosan tapi kami satu kampus dan masih berhubungan baik dan baru ªåĴĴäª aku mendengar bahwa Kei melihat Mas Bintang dikampus ini,Hatiku berdegup kencang.
"Hei!" Bentaknya membuyarkan lamunanku.
"Kei,Kalau kamu yakin ia masku kamu harus mengantarku menemuinya saat ini Ĵμƍα ," ajakku.
"Tapu Fa,bukankah pagi ini kamu ada jam?" Tanya Kei.
"Aku nggak peduli ♈ªϞƍ terpenting bagiku saat ini adalah aku bisa bertemu dg Masku,aku rindu padanya," jawabku sambil menahan rindu.
"Beneran ƪά̲̣ƍϊ Fa,aku yakin ia itu adalah masmu,ia sangat tampan cocok ߪªngέ† ϑέëђђ §ª♏ª kamu.tapi...,jauh lebih cocok dg ku," ucap Kei seenaknya.
"Yang paling cocok ya wanita ♈ªϞƍ kelak menjadi istrinya.Ya Ʊϑaђ,yuk." Ajakku ƪά̲̣ƍϊ kali ini sambil menarik tangannya.
Dengan langkah penuh harapan aku dan Kei menuju Fakultas Usluhudin kami hendak menemui Pak Fatir salah satu dosen Usluhudin ♈ªϞƍ kenal baik dg Kei.Di UMS ini Kei memang seorang aktivis sehingga tidak mengherankan jika Kei mempunyai banyak kenalan dosen sebenarnya awal-awal masuk kuliah aku Ĵμƍα sempat mengikuti beberapa organisasi tetapi tidak bertahan lama sebab setiap seminggu sekali aku harus pulang ke Ngawi selain untuk urusan kafe ♈ªϞƍ sepenuhnya sudah diserahkan kepadaku Ĵμƍα untuk menemui Sakura ♈ªϞƍ semakin hari semakin lemah.
Setelah mengucapkan salam Kei langsung menyatakan malsud kedatangannya." Pak,maaf jika kedatangan kami mengganggu kami ingin menanyakan tentang dosen baru di Fakultas Usluhudin," ucap Kei dg sangat sopan.
"Hahaha...,♈ªϞƍ kamu tanyakan pasti Zacky sejak kedatangan Zacky gadis-gadis dikampus pada heboh tidak terkecuali para dosen wanita ♈ªϞƍ masih lajang,hahaha... Kalian tertarik padanya?" Tanya Pak Fatir sambil tertawa.
Ah,apa ♈ªϞƍ lucu ucapku'' dalam hati
"Tidak,Pak bukan itu masalahnya.Bapak punya fotonya?" Tanya Kei.
Sambil masih tertawa Pak Fatir membuka-buka laci meja kerjanya.
"Jangan-jangan kalian ♏äƱ main pelet,ini Zacky ♈ªϞƍ memakai jas biru," kata Pak Fatir ♈ªϞƍ kemudian menyerahkan foto ukuran 4R dan menunjukan pria ♈ªϞƍ benar-benar mirip dg Masku,aku tiada kuasa menahan air mata rinduku untuk Mas Bintang.
"Ah,Pak Fatir ada2 aja.Zacky mah nggak Άku pelet Ĵμƍα pasti Ʊϑaђ ngejar2 aku," ucap Kei dg pede.
"Ya,ngejar2 kamu karena kamu punya utang dengannya,hahaha..," canda Pak Fatir.
"Fa,aku yakin itu Mas Hanafi al-Izacky mungkin sekarang panggilannya berubah jadi Zacky," bisik Kei.Aku menganggukan kepala karena tak kuasa mengeluarkan kata-kata.
"Ia itu pria jenius,menempuh masa sekolah dan S1 dg percepatan,kini ia sudah lulus S2 dari Mesir jadi tidak heran jika diusianya ♈ªϞƍ baru 25 tahun ia sudah menjadi seorang dosen selain mengajar di UMS dan STAIN Zacky Ĵμƍα menjadi salah satu pengurus dipondok pesantren Al-Huda.Ia memang seorang ikhwan jempolan,jika sudah berdiri dimimbar semua orang akan terbius olehnya figur Zacky memang menebar sejuta pesona tapi kalian jangan banyak berharap karena bukan hal mudah untuk mendapatkan perhatian darinya," cerita Pak Fatir sambil merapikan buku-buku dimejanya.
"Ia Masku,Mas Bintangku," ucapku lirih sambil meneteskan air mata.
Mendengar ucapanku Pak Fatir mengerutkan keningnya lalu sambil menggeleng-gelengkan kepala ia berkata," kamu ada-ada aja Fa,sejak kecil ia sudah tinggal di Malaysia dan kuliah di Mesir mana mungkin ia Masmu.Jika kalian ingin menemuinya tunggu ªåĴĴäª disini tapi mungkin agak siang ia baru datang sebab ia harus mengajar dulu di STAIN," jelas Pak Fatir.
"Ya Pak,terima kasih.Kami akan menunggu didepan ªåĴĴäª ," kata Kei sambil berpamitan.
"Kei,aku yakin ia Mas Bintangku sorot matanya,hidungnya dan senyumnya tak pernah kulupa.Setelah Mas Bintang dibawa orang tuanya ia memang tinggal di Kuala lumpur,Malaysia.Aku rindu padanya,aku ingin bertemu dg nya," kataku sambil menahan rindu ♈ªϞƍ menggebu.
2 jam lebih kutunggu Mas Bintang namun ia tak Ĵμƍα menampakkan wajahnya.Aku dan Kei sampai tidak masuk kelas karena ingin menemuinya.
"Fa,seandainya aku belum mengenal Razif mungkin aku sudah jatuh cinta pada Mas Zacky," ucap Kei seenaknya.
"Bicara apa kamu ini,Razif melulu padahal kamu baru sekali bertemu dengannya."
"Aduh,itulah ♈ªϞƍ namanya cinta meski baru pertama kali bertemu tapi hatiku telah terpatri untuknya.Denger-denger kabar saat ini Razif sedang kuliah di Malaysia.Siapa tau Mas Bintang kenal §ª♏ª Razif," ucap Kei dg semangat.
"Jangan berlebihan seperti itu nanti malah merusak pikiranmu," nasehatku.
Razif adalah cucu kesayangan Kyai Ghozi sejak melihat fotonya dirumah Kyai Ghozi sahabatku Kei begitu mengaguminya setelah akhirnya dapat bertemu langsung 3 tahun ♈ªϞƍ lalu,Kei semakin terpesona dg Razif namun sejak pertemuan itu hingga saat ini Kei tak pernah bertemu ƪάƍϊ dg nya sebab Razif sedang menuntut ilmu di Kuala lumpur.
Kala kami sedang asyik ngobrol tiba-tiba hpku berbunyi.Ternyata sms dari Bunda,setelah kubaca wajahku pucat seketika,darahku seolah membeku.
"Sakura masuk rumah sakit," ucapku pilu
"Lalu bagaimana?" Tanya Kei dg ekspresi kaget.
"Aku harus segera pulang,Bunda memintaku pulang siang ini Ĵμƍα ."
"Tunggu sebentar mungkin sebentar ƪάƍϊ Masmu akan datang," kata Kei.
"Aku harus segera pulang,kata Bunda Sakura selalu menanyakanku.Aku sudah sangat mengetahui Masku baik-baik saja .Jika Hari ini aku tidak bisa menemui Masku mungkin besok atau lain waktu bisa.Kei tolong taruh buku ini dikamar kosku dan bilang pada Mbak Naiya jika hari ini aku pulang ke Ngawi." Kei menganggukan kepala dan berpesan agar hati-hati.
***
Dilorong rumah sakit umum Ngawi Bunda menyambutku dg deraian air mata,Ayah mencoba menenangkan Bunda dan menyuruhku menemui Sakura saat suasana hatiku sudah agak tenang.
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
ŞayǍ♌Ǧ," sapaku pada Sakura.
"وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Kak," jawabnya.
"Mas Dekha,Kak.Mas Dekha jahat..." Ucapnya lemah.
"Kέ♌āPå,Sayang? apa ♈ªϞƍ terjadi?" Tanyaku sambil mengelus-elus jilbabnya.
"Aku tidak jadi menikah dg Mas Dekha sebab keluarganya tiba-tiba memutuskan pertunangan kami dan mengusir Mas Dekha," cerita Sakura sambil terisak.
"أَسْتَغفِرُاللهَ الْعَظيِمْ
Kataku tersentak.Aku tidak kuasa menahan air mata membayangkan betapa sakit hati adikku.Kupeluk tubuh lemah ♈ªϞƍ terbaring didepanku aku berusaha menghapus air matanya tetapi aku sendiri tidak kuasa menahan air mataku.
Dekha...,Dekha...,Kέ♌āPå engkau tega menyakiti adikku? Ucapku dalam hati.
" SayǍ♌Ǧ,mungkin اَللّهُ berkehendak lain jika Dekha memang bukan jodohmu Mbak percaya اَللّهُ akan mengirim pria ♈ªϞƍ jauh lebih baik untukmu diantara miliaran manusia ♈ªϞƍ ada dimuka bumi ini.Saat ini ♈ªϞƍ kuasa memilihmu untuk diuji itu artinya اَللّهُ masih menyayangimu tetaplah S̤̈ά̲Bά̲я̲я̲ adikku jangan terlalu berlarut-larut dalam kesedihan apa pun ♈ªϞƍ terjadi tetaplah bersyukur kepada ♈ªϞƍ Esa," kucoba memberinya nasehat.
Ingin rasanya aku bertanya mengapa pertunangan bisa sampai dibatalkan tetapi sudahlah kusimpan ªåĴĴäª pertanyaanku.Aku tidak ingin melihat Sakura bersedih dg menanyakan macam-macam.Saat ini tugasku untuk menghibur dan menemani Sakura.
"Iffa,kamu tebus resep ini ya,biar Bunda ♈ªϞƍ menemani Sakura.Ayah akan menemui dokter Maulana sebentar," pesan Ayah.
"Baiklah,Ayah," kataku ♈ªϞƍ kemudian pamit ke apotik.
Aku keluar dari rumah sakit dg perasaan tak karuan,memikirkan Sakura dan disisi lain memikirkan Mas Bintangku.Kuhampiri tukang ojek ♈ªϞƍ sedang mangkal didepan rumah sakit untuk mengantarku ke apotik.
***
Hanya beberapa langkah setelah keluar dari apotik mataku tertuju kepada seorang pria berkaos hitam dan berhelm putih,pria itu menaiki motor Tiger.Ia Ĵμƍα Baru keluar dari apotik.
"Dekha...,Dekha...!" Teriakku namun suaraku tak didengarnya.
"Pak tolong ikuti motor itu," pintaku kepada tukang ojek ♈ªϞƍ baru ªåĴĴäª mengantarku.Kuikuti Dekha dari belakang motornya melaju sangat kencang menuju pertigaan Jerubong-Ngawi dan terus melaju kearah utara jurusan Pandan sari.
"Dekha!" Teriakku tetapi ia tetap ªåĴĴäª tidak mendengarku motor ♈ªϞƍ dikendarainya memasuki gang kecil dan berhenti didepan sebuah rumah bercat putih.saat ingin mengetuk pintu tiba-tiba kudengar suara.
PRAK....
"Kamu memang wanita brengsek,gara-gara kamu ortuku membatalkan pernikahanku dg Sakura.Gara-gara kamu pula aku diusir dari rumah jika kamu diam ªåĴĴäª tentu aku sudah menikahi wanita penyakitan tersebut jadi ketika gadis itu mati nanti aku akan mendapatkan harta Ibunya!"
Kata-kata Dekha membuat hatiku tertusuk,setega itukah ia hingga menyebut Sakura sebagai wanita penyakitan.Aku berusaha menahan amarahku namun tetap ªåĴĴäª air mataku terus mengalir membasahi pipi membayangkan nasib adikku ♈ªϞƍ dipermainkan Dekha.
Tiada gunanya aku marah,aku harus bersyukur sebab Sakura tidak jadi menikah dg Dekha ♈ªϞƍ ternyata mempunyai niat Buruk dan aku harus segera menolong wanita malang ♈ªϞƍ ada didalam rumah tersebut," ucapku dalam hati.
"Aku hamil anakmu tetapi kau malah hendak menikahi orang lain,aku rela meninggalkan orang tuaku,meninggalkan saudara-saudaraku dan meninggalkan bangku SMA demi kamu.Demi kamu,Mas.Aku sangat mencintaimu tapi kamu malah menelantarkanku Kέ♌āPå,Mas? Kέ♌āPå kamu tega...?" Suara wanita itu tertengar memelas.
"Dulu memang aku mencintaimu karena kau anak orang kaya tapi sekarang kamu miskin,orang tuamu tak ♏äƱ mengakuimu maka aku Ĵμƍα tidak akan ♏äƱ mengakui bayi itu,minum obat ini biar bayimu mati," paksa Dekha.
Aku ♈ªϞƍ masih didepan pintu dan belum sempat mengetuk serasa ikut merasakan kepedihan wanita ♈ªϞƍ ada didalam rumah tersebut,aku sempat tidak percaya jika ♈ªϞƍ kudengar adalah suara Dekha namun kenyataannya itu memang suara Dekha ♈ªϞƍ sudah tidak asing ditelingaku.Sungguh tidak pernah kusangka jika Dekha ♈ªϞƍ kukenal bisa setega itu pada seorang wanita ♈ªϞƍ lemah.
"Jangan...,jangan bunuh bayiku.Sakit Mas,sakit... Jangan pukul perutku," berontak sang wanita sambil merintih kesakitan.aku ♈ªϞƍ tidak kuat mendengar rintihan wanita tersebut kemudian memberanikan diri mengetuk pintu.
"السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sapaku.
"Fa... Dari mana kamu tahu aku tinggal ditempat ini?" Tanya Dekha ♈ªϞƍ terlihat sangat kaget saat membukakan pintu.
"Itu tidak penting,aku hanya ingin berbicara dg mu," kataku.
"Tapi,Fa...," potongnya.
"Tolong aku,Mbak," ucap seorang wanita ♈ªϞƍ masih berusia belasan,banyak sekali darah dikakinya kemudian wanita itu terkapar dilantai.
"Dekha,Kita harus menolongnya," kataku gugup.Aku teringat masa-masa saat Bunda Fatimah menghembuskan nafas terakhirnya kala itu Bunda Fatimah mengeluarkan banyak darah karena keguguran dan mungkin wanita ini Ĵμƍα mengalami hal ♈ªϞƍ §ª♏ª.Aku harus segera bertindak.
"Biarkan ªåĴĴäª ,benalu itu sebaiknya biar mati sekalian," jawab Dekha cuek dan keluar dari rumah.
"Dekha,berbicara dg mu §ª♏ª halnya berbicara dg seorang ♈ªϞƍ mempunyai keterbetasan mental!" Ucapku ♈ªϞƍ kesal pada Dekha.
"Pak tolong...!" Teriakku pada tukang ojek ♈ªϞƍ mengantarku dan masih menungguku dihalaman.Bersama Bapak tukang ojeg kubawa wanita lemah tersebut kepukesmas terdekat.
Dipukesmas terdekat Jambangan Paron wanita tadi dirawat,para pegawai pukesmas bertindak cekatan.Aku terus menunggui wanita malang ♈ªϞƍ belum ku tahu namanya itu didepan ruangan tempat ia dirawat,aku pun terus berdoa untuk keselamatan wanita tersebut.
Beberapa saat kemudian aku teringat Sakura Ia membutuhkan obat ini sebelum sore.Kutemui tukang ojeg ♈ªϞƍ masih menungguku diparkiran.
"Pak,ini ongkos ojeg dan ini uang tambahan.Saya hendak meminta tolong kepada Bapak untuk mengantarkan obat ini kerumah sakit umum dikamar VIP no 7 dg nama pasien Sakura Alfiano.
Tolong segera antarkan karena obat ini harus segera diminum sebelum jam 4 sore," pintaku kepada tukang ojeg.
"Baiklah,Neng akan Bapak antar sekarang Ĵμƍα ," ucapnya sambil bergegas pergi.
Belum jauh tukang menjalankan motornya bu bidan memanggilku.
"Mbak,apakah anda Kakak wanita tadi?" Tanya Bu bidan.
"Bukan,Bu saya temannya.lalu bagaimanakah keadaannya?" Tanyaku
"Sebenarnya,ia akan baik-baik ªåĴĴäª jika segera mendapat darah masalahnya saat saya menghubungi rumah sakit tadi pihak rumah sakit bilang jika stok darah golongan O telah habis.Jadi tolong cari kerabatnya agar ia bisa segera diselamatkan," katanya dg serius.
"Ambil darah saya saja,kebetulan golongan darah saya," kataku.
"Syukur اَلْحَمْدُلِلّهِ tetapi siapa ♈ªϞƍ akan menanggung biaya perawatan wanita itu?" Tanya asisten bidan ♈ªϞƍ berdiri disamping Bu bidan.
Aku berpikir sejenak dari mana kudapatkan uang untuk biaya pengobatan wanita malang tersebut,kupandangi gelang ♈ªϞƍ kupakai mungkin gelang ini dapat kujual.Aku Ĵμƍα masih mempunyai simpanan dibank jika itu belum cukup aku akan menjual Hp ini ♈ªϞƍ penting wanita malang tersebut dapat selamat sebab berkat wanita itu adikku tidak terjerumus ketangan Dekha.Kalau saja wanita itu diam dan memberitahukan kepada orang tua Dekha mengenai kehamilannya maka adikku akan tetap menikah dg Dekha.
"Mbak,Bagaimana?" Tanya asisten bidan membuyarkan lamunanku.
"Saya akan menanggung biaya perawatannya," jawabku mantap.
***
Usai menyumbang darah kepalaku terasa pusing sekali tapi aku tidak peduli dg sakit kepala ini toh nanti Ĵμƍα akan sembuh.Saat ini aku harus kembali ke rumah sakit untuk menemani Sakura sebab Bunda Laras harus segera pulang untuk istirahat.Aku sengaja tidak menceritakan tentang wanita ♈ªϞƍ disakiti Dekha.Aku tidak ingin menambah kesedihan SakuRa maupun Ayah dan Bunda.
"Sakura besok pagi sudah boleh pulang," Ayah memberi kabar baik kepadaku dan Sakura.
"اَلْحَمْدُلِلّهِ
Sahutku,kulihat ekspresi Sakura biasa saja tidak ada senyum ♈ªϞƍ terpancar dari bibir tipisnya.Sakura adikku ia tiada seceria dulu.
Sakura sayang apa ♈ªϞƍ harus kulakukan agar engkau kembali ceria? Agar engkau menemukan kebahagiaanmu?" Ucapku dalam hati.
Semalaman aku menemani Sakura,diwajahnya terlihat kepedihan teramat dalam ♈ªϞƍ sedang dirasakannya tetapi meskipun sedang murung kecantikan adikku tetap memancar.Hingga pagi ini tatkala Sakura telah dibawa pulang kesedihan masih daja tersirat diwajahnya.
***
Ngawi 27 Agustus 2006
Hari ini aku belum bisa kembali ke solo,aku masih harus menemani Sakura dan menemui wanita ♈ªϞƍ kubawa kepuskesmas kemarin.Usai menemani Sakura pulang kerumah aku segera pergi kepuskesmas tetapi sebelumnya aku mampir ketoko emas untuk menjual gelang dan mampir ke bank untuk mengambil uang.Semua uang ♈ªϞƍ kudapat hendak kugunakan untuk membayar biaya pengobatan wanita malang tersebut.
"SєLaмάt siang,Dik," sapaku pada wanita ♈ªϞƍ terbaring lemah tampaknya usia gadis itu 2 atau 3 tahun lebih muda dariku.
"Siang.Mbak ♈ªϞƍ menolongku kemarin,kan?" Tanyanya.
Aku tersenyum kecil dan memperkenalkan diri.
"Namaku Hanifa,nama adik siapa?"
"Moressa," jawabnya singkat kemudian ia menundukan kepala.
"Moressa nama ♈ªϞƍ indah tapi Kέ♌āPå kamu bersedih?" Tanggapku.
"Aku berutang nyawa padamu,Mbak.Aku tidak tau apa ♈ªϞƍ harus kulakukan untuk membalas kebaikan Mbak," ucapnya dg pelan.
"Jangan pikirkan hal itu ♈ªϞƍ terpenting saat ini adik segera sembuh dan dapat segera pulang," kataku sambil mengupas apel untuknya.
"Terima kasih,Mbak tapi aku bingung harus pulang kemana,"
"Apa maksudmu?" Tanyaku heran.
Ia terdiam,suasana jadi hening sejenak sebelum ia menjelaskan apa ♈ªϞƍ terjadi.
"Rumah ♈ªϞƍ ada di gang Wibisono itu bukan rumahku melaikan rumah ♈ªϞƍ dikontrak Mas Dekha untuk tempat tinggal kami.Kira-kira setahun ♈ªϞƍ lalu aku meninggalkan keluargaku dan bangku sekolah untuk tinggal bersama Mas Dekha.Ia berjanji akan menikahiku jika telah mendapatkan pekerjaan tetapi hatiku benar-benar tertusuk saat tahu Mas Dekha hendak menikah dg seorang gadis ♈ªϞƍ bernama Sakura sementara aku sedang hamil 3 bulan.Aku ♈ªϞƍ ketakutan kehilangan Mas Dekha memutuskan menemui keluarganya dan menceritakan apa ♈ªϞƍ sebenarnya terjadi.Aku berharap keluarga Mas Dekha akan merestui hubungan kami namun sayangnya Mas Dekha malah diusir dari rumah.Hal itu membuat Mas Dekha membenciku,ia memaksaku mengugurkan kandungan ini.Aku bingung,Mbak aku bingung apa ♈ªϞƍ harus kulakukan? Mas Dekha sudah tidak peduli dg ku.Aku malu jika harus kembali kerumah,ibuku sampai sakit karena memikirkanku," cerita Moressa sambil terisak.
"أَسْتَغفِرُاللهَ الْعَظيِمْ
Kembalilah kejalan اَللّهُ,mintalah ampun atas segala dosa,اَللّهُ maha pengampun kepada orang-orang ♈ªϞƍ ♏äƱ bertaubat,اَللّهُ maha penyayang kepada hamba-hamba Nya.Menurut Mbak lebih baik kamu kembali pulang kerumah dan meminta maaf kepada Ayah dan Ibumu.Kita tidak pernah tahu kapan ajal akan datang menjemput jadi sebelum ajal memisahkanmu dari orang-orang ♈ªϞƍ kau SayǍ♌Ǧ segeralah minta maaf.Bukalah lembaran baru dan selalu Istiqomah," nasehatku.
Ia hanya diam dan terus menangis.Aku kembali membuka pembicaraan,"Dik,besok sebelum aku berangkat ke Solo,insya اَللّهُ aku akan menemui adik terlebih dahulu.Kamu jangan sedih ♈ªϞƍ penting saat ini adalah bertaubat kepada اَللّهُ dan meminta maaf kepada orang tuamu.Kalau boleh tahu kamu tinggal dimana?" Tanyaku.
"Di Madiun kota," jawabnya singkat sambil menyeka air mata.
Setelah itu aku masih menemaninya untuk beberapa lama.Kuceritakan padanya bahwa aku adalah kakak Sakura wanita ♈ªϞƍ hampir dinikahi Dekha hanya demi harta.Kuucap terima kasih karena berkat tindakannya adikku terselamatkan dari niat jahat Dekha.Ia tersenyum dan mengangguk.
Ketika gilirannya bercerita terlihat bahwa sebenarnya Moressa menyimpan rindu ♈ªϞƍ dalam kepada keluarganya,ia berkata sangat menyesal telah meninggalkan keluarganya demi seorang laki-laki kemudian ia kembali menangis.Usahaku untuk menenangkannya tak mampu merendam matanya ♈ªϞƍ terus mengalir hingga ia tertidur karena kelelahan.
BERSAMBUNG...
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar